PADANG,bnewsnasional.id– Wakil Bupati Nias Selatan, Ir. Yusuf Nache, ST., M.M., bersama Staf Ahli Tim Penggerak PKK Nias Selatan, Kartini Dachi, S.K.M., M.K.M., menghadiri pembukaan Padang Harmony Festival di Panggung Batu Danau Cimpago, Pantai Purus, Sabtu (8/8/2026). Kehadiran delegasi ini menjadi bukti nyata komitmen Pemerintah Kabupaten Nias Selatan dalam memperluas jejaring kerja sama dan diplomasi budaya di tingkat regional.
Festival yang diinisiasi oleh Pemerintah Kota Padang ini merupakan bagian dari perayaan Hari Jadi Kota Padang ke-357. Agenda ini dirancang untuk mempererat persatuan, mendongkrak promosi wisata, serta memperkuat sinergi antardaerah lewat sektor seni, budaya, dan ekonomi kreatif. Melalui momentum ini, kedua daerah berkomitmen untuk saling mendukung dalam memulihkan dan menggairahkan kembali sektor pariwisata pascapandemi di jalur lintas barat Sumatra.
Sebagai bentuk penghormatan dan penguat hubungan antardaerah, Wakil Bupati Yusuf Nache menyerahkan cendera mata berupa Pakaian Adat Kebesaran Nias Selatan kepada Walikota dan Wakil Walikota Padang. Simbol adat ini melambangkan ketangguhan, kehormatan, dan keterbukaan masyarakat Nias Selatan dalam menjalin persaudaraan. Di saat yang sama, Ny. Kartini Yusuf Nache turut menyematkan selendang adat kepada Ketua dan Wakil Ketua Dekranasda Kota Padang sebagai tanda kehangatan dan kebersamaan kaum perempuan dalam pembangunan daerah.
Baca juga: Wabup Nias Selatan Yusuf Nache Tegaskan Disiplin ASN dan Sukseskan Maniamolo Fest di Upacara Rutin
Dalam keterangannya, Wakil Bupati Yusuf Nache menyampaikan bahwa pertukaran budaya ini bukan sekadar seremonial, melainkan jembatan investasi sektor ekonomi kreatif. Festival ini diharapkan mampu mendongkrak ekonomi kreatif dan sektor pariwisata kedua daerah ke kancah yang lebih luas, sekaligus membuka peluang kolaborasi pelaku UMKM antardaerah di masa depan.
Baca juga: Bupati Nias Selatan Buka Maniamolo Fest 2026, Terima Penghargaan Kharisma Event Nusantara
Acara berlangsung meriah dengan dihadiri oleh Dankodaerah II Padang, jajaran Forkopimda, Sekda Kota Padang, Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama, tokoh paguyuban etnis, pemuka agama, serta masyarakat Kota Padang yang antusias memadati lokasi acara. Kemajemukan yang ditampilkan dalam festival ini menegaskan kembali pentingnya merawat harmoni di tengah keberagaman suku dan budaya di Indonesia.
Editor : Redaksi