Semangat Gotong Royong Menggema, Warga RW 02 Banyuajuh Bangun Jembatan dan Cor Jalan Secara Swadaya

avatar Hanif

Bangkalan,bnewsnasional.id – Di saat banyak daerah masih menunggu realisasi bantuan pembangunan, warga RW 02 Desa Banyuajuh, Kecamatan Kamal, justru membuktikan bahwa kebersamaan mampu melahirkan perubahan nyata. Dengan semangat gotong royong yang tinggi, masyarakat setempat sukses melaksanakan pembangunan jembatan serta pengecoran jalan melalui swadaya murni tanpa bergantung pada anggaran pemerintah.

Kegiatan tersebut dipusatkan di kawasan Desa Penyanyren, di mana puluhan warga tampak turun langsung membawa peralatan kerja, mencampur semen, mengangkat material, hingga melakukan pengecoran bersama. Pemandangan kebersamaan itu menjadi bukti kuat bahwa budaya gotong royong masih hidup dan tumbuh di tengah masyarakat.

Baca Juga: Revitalisasi SDN Sukolilo Barat 1 & 2 Diduga Dibajak Oknum Kades: Swakelola Cuma Hiasan, Spek Bangunan Anjlok

Pembangunan ini digagas langsung oleh Ketua RW 02, Tasiri, bersama tokoh masyarakat dan warga sekitar. Mereka menilai akses jembatan dan jalan tersebut sangat penting untuk menunjang aktivitas harian warga, mulai dari transportasi, pertanian, hingga kelancaran ekonomi masyarakat.

Tasiri menjelaskan bahwa seluruh biaya pembangunan berasal dari hasil iuran warga serta sumbangan sukarela masyarakat yang peduli terhadap lingkungan sekitar.

Baca Juga: Dugaan Fee 10 Persen Bantuan Rabat Beton di Arosbaya, Kelompok Tani Disebut Tertekan

"Jembatan ini menjadi jalur penting bagi warga. Karena itu kami sepakat bergerak bersama agar pembangunan bisa segera terlaksana. Alhamdulillah, warga sangat kompak dan antusias membantu," ujar Tasiri saat ditemui di lokasi kegiatan.

Menurutnya, semangat kebersamaan yang ditunjukkan masyarakat menjadi modal utama dalam menyelesaikan pembangunan secara bertahap. Ia juga berharap apa yang dilakukan warga RW 02 dapat menjadi contoh positif bagi lingkungan lain.

Baca Juga: Pemeriksaan Kesehatan Gratis di Desa Gili Timur, 200 Warga Antusias Ikuti Pemeriksaan

Selain mempercepat pembangunan infrastruktur, kegiatan swadaya ini juga mempererat hubungan antarwarga. Masyarakat terlihat saling membantu tanpa pamrih, menunjukkan bahwa kekuatan kebersamaan masih menjadi pondasi utama dalam kehidupan desa.

Warga berharap, dengan selesainya pembangunan jembatan dan jalan tersebut, akses masyarakat semakin lancar, aman, serta mampu meningkatkan roda perekonomian warga sekitar.(Team/Red)

Berita Terbaru