Pisah Sambut Manager PLN UP3 Nias, Pemkab Nias Barat dan PLN Kebut Pembangunan PLTD Simaeasi.

avatar Redaksi

NIAS BARAT ,bnewsnasional.id– Pemerintah Kabupaten Nias Barat bersama PT PLN (Persero) terus memperkuat koordinasi guna mempercepat pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Diesel (PLTD) di Desa Simaeasi, Kecamatan Mandrehe.

Hal tersebut menjadi salah satu pembahasan penting dalam pertemuan yang berlangsung di ruang kerja Bupati Nias Barat, Rabu (4/11/2026). Pertemuan tersebut sekaligus dirangkaikan dengan acara pisah sambut Manager PLN UP3 Nias, sebagai bagian dari kesinambungan koordinasi dan kerja sama antara pemerintah daerah dengan pihak PLN.

Baca Juga: Klarifikasi Resmi Sekwan Nias Barat: Anggaran Pemeliharaan Rumah Dinas Ketua DPRD Tahun 2025 Tidak Ada.

Dalam pertemuan itu, sejumlah kendala teknis yang menghambat percepatan pembangunan PLTD menjadi perhatian bersama, mulai dari relokasi tiang Lampu Penerangan Jalan Umum (LPJU), pembangunan turap, hingga kesiapan akses jalan untuk mobilisasi mesin pembangkit.

23 Tiang LPJU Akan Direlokasi

Salah satu persoalan yang dibahas adalah keberadaan 23 titik tiang LPJU milik Pemerintah Kabupaten Nias Barat yang menghalangi jalur kabel HUTM menuju Gardu Hubung (GH).

Sebagai solusi, tiang-tiang tersebut direncanakan untuk direlokasi ke arah RSUD atau Onolimbu. Pihak PLN juga menyatakan kesiapan memberikan dukungan mobil crane guna mempercepat proses pemindahan tiang tersebut.

Selain itu, progres pembangunan turap yang dinilai masih berjalan lambat akan ditindaklanjuti melalui koordinasi antara PLN Nusa Daya dengan Dinas Pekerjaan Umum (PU), agar pekerjaan konstruksi sipil dapat segera dipercepat.

67 Titik Jalan Rusak Jadi Perhatian

Baca Juga: BUPATI ELIYUNUS WARUWU DIMINTA TEPATI JANJI, DPRD NIAS BARAT DIDESAK PANGGIL KEPALA DAERAH JANGAN TUNGGU RAKYAT BERSUARA

Persoalan lainnya adalah kesiapan akses mobilisasi mesin pembangkit dari Pelabuhan Sirombu menuju lokasi pembangunan PLTD.

Berdasarkan hasil survei bersama pihak PLN dan Dinas PU, ditemukan sebanyak 67 titik lubang pada ruas jalan yang melintasi wilayah Siwalawa. Kondisi tersebut membutuhkan penanganan dan perbaikan sementara sebelum dilalui kendaraan trailer pengangkut mesin pembangkit.

Untuk menindaklanjuti berbagai persoalan tersebut, rapat koordinasi lintas sektor dijadwalkan berlangsung pada Jumat (6/11/2026), pukul 10.00 WIB.

Agenda rapat meliputi pembahasan izin kapal bersandar di Pelabuhan Sirombu, pengawalan proses pengangkutan mesin pembangkit, serta kesiapan dan perbaikan akses jalan menuju lokasi pembangunan PLTD.

Baca Juga: Warga Hiliwalo'o 1 Kecewa Gagal Dapat Bantuan Rehap Rumah, Plt. Kadis PKPLH Nias Barat Sebut Hasil Verifikasi Tim Balai

Pertemuan tersebut dihadiri Manager PLN UP3 Nias Bravel Henri A. Sigalingging, mantan Manager PLN UP3 Nias Leonard Tulus M. Panjaitan, Manager ULP Nias Barat Armedi Agus Tarigan beserta jajaran, serta perwakilan PLN UP3 Nias, PLN Nusa Daya dan unsur teknis lainnya.

Melalui pertemuan dan koordinasi lintas sektor ini, Pemerintah Kabupaten Nias Barat bersama PT PLN (Persero) berharap seluruh kendala teknis dapat segera dituntaskan sehingga pembangunan PLTD di Simaeasi berjalan sesuai harapan.

Percepatan pembangunan PLTD tersebut dinilai menjadi langkah strategis dalam memperkuat keandalan pasokan listrik, meningkatkan pelayanan kelistrikan, serta memenuhi kebutuhan energi masyarakat Kabupaten Nias Barat.

Kerja sama pemerintah daerah dan PLN diharapkan tidak berhenti pada koordinasi semata, tetapi diwujudkan melalui langkah nyata agar pembangunan PLTD segera terealisasi dan manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.(Tim Red Yanto)

Berita Terbaru