Camat Arosbaya Turun Tangan, Sinergi Warga dan Pemerintah Percepat Perbaikan Jalan

avatar Hanif

Bangkalan,bnewsnasional.id — Camat Arosbaya, Dedeng Suprapto, turun langsung ke lapangan meninjau sekaligus ikut bekerja dalam proses perbaikan jalan kabupaten di kawasan Laok Pak Kandar, Desa Arosbaya Tengket, Kecamatan Arosbaya.

Perbaikan dilakukan melalui urukan sementara sebagai langkah cepat merespons keluhan warga yang selama ini kerap memprotes kondisi jalan rusak yang dinilai membahayakan dan mengganggu aktivitas masyarakat.

Baca Juga: Anggota DPRD Ungkap Akar Masalah SK Guru di Bangkalan, Diduga Picu Munculnya Calo

Di lokasi, Dedeng tampak terlibat langsung bersama warga dalam kegiatan gotong royong menguruk jalan menggunakan material LPA dan pedel putih. Tidak hanya masyarakat, kegiatan tersebut juga melibatkan berbagai unsur, mulai dari anggota DPRD, Kepala Desa Arosbaya, Kepala desa Mangkon,perangkat desa, perwakilan dari Koramil Arosbaya, serta turut hadir Ketua PKDI, Agus Mulyanto.

“Ini memang masih urukan sementara, karena banyak keluhan dari masyarakat. Tapi setidaknya ini bisa membantu akses warga sambil menunggu perbaikan permanen,” ujarnya.

Baca Juga: Halal Bihalal di Bangkalan Jadi Ajang Silaturahmi Sekaligus Panggung Budaya

Ia juga menegaskan bahwa perbaikan jalan tersebut direncanakan mulai dikerjakan pada bulan ini, sehingga masyarakat diminta bersabar menunggu proses lanjutan dari pemerintah kabupaten.

Dedeng turut mengucapkan terima kasih kepada Agus Suwito Anggota DPRD dari Fraksi PDI P yang telah menyumbangkan material LPA untuk pengurukan jalan. Selain itu, Mahmudi Angota DPRD dari Fraksi Hanura juga berkontribusi dengan menyumbangkan pedel putih sebagai penunjang perbaikan.

Baca Juga: Ulat Di Omprong MBG Tragah: Program Bergizi Tercoreng, SOP Diduga Diabaikan

Keterlibatan lintas unsur ini menjadi bukti kuatnya sinergi antara pemerintah, aparat, dan masyarakat dalam mengatasi persoalan infrastruktur secara bersama-sama. Kolaborasi tersebut dinilai mampu mempercepat penanganan sementara di tengah keterbatasan, sembari menunggu realisasi pembangunan permanen.

Meski masih bersifat sementara, langkah ini diharapkan mampu mengurangi dampak kerusakan jalan terhadap aktivitas warga, sekaligus menjadi contoh nyata gotong royong antara pemerintah dan masyarakat dalam menyelesaikan persoalan di lapangan.(Team/Red)

Berita Terbaru