Bangkalan,bnewsnasional.id – Gelombang banjir rob kembali menerjang kawasan pesisir Kampung Tambak, Desa Tengket, Kecamatan Arosbaya. Genangan air laut yang masuk hingga ke permukiman warga selama beberapa hari terakhir memicu keresahan masyarakat karena dinilai belum mendapat penanganan serius dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bangkalan.
Meski aparat kecamatan bersama pemerintah desa telah melakukan peninjauan langsung ke lokasi terdampak, warga menilai langkah tersebut belum menyentuh solusi nyata yang dibutuhkan masyarakat. Hingga kini, air laut masih menggenangi sejumlah rumah dan akses lingkungan warga.
Baca Juga: Disdik Bangkalan “Cuci Tangan” Soal Iuran PGRI, Pengelolaan Dana Guru Dipertanyakan
“Sudah berhari-hari air masuk ke rumah. Aktivitas warga terganggu, anak-anak dan lansia mulai mengeluh sakit. Tapi belum terlihat ada tindakan konkret,” ujar salah seorang warga setempat.
Banjir rob yang terus berulang ini disebut bukan lagi persoalan musiman biasa, melainkan ancaman serius bagi masyarakat pesisir. Selain merendam rumah, kondisi lingkungan yang tergenang air asin dalam waktu lama dikhawatirkan memicu penyakit dan memperburuk sanitasi warga.
Masyarakat pun mulai mempertanyakan keseriusan Pemkab Bangkalan dalam menangani persoalan rob yang hampir setiap tahun terjadi di wilayah tersebut. Warga menilai pemerintah daerah terkesan hanya melakukan pemantauan tanpa diiringi langkah cepat di lapangan.
Baca Juga: UPZ Kecamatan Arosbaya Salurkan Bantuan Susu dan Telur untuk Balita Stunting
Belum adanya pengerahan alat berat, pembangunan tanggul sementara, maupun normalisasi saluran air menjadi sorotan masyarakat. Padahal, kondisi di lapangan dinilai membutuhkan penanganan darurat untuk mengurangi dampak yang terus meluas.
“Kalau hanya datang melihat kondisi warga tanpa solusi, persoalan ini tidak akan selesai. Yang dibutuhkan warga sekarang tindakan nyata,” ungkap warga lainnya.
Baca Juga: Thomas AG Soroti Dugaan Ketertutupan Proyek KDMP, Minta Audit BPK Dilakukan
Warga mendesak Bupati Bangkalan beserta instansi terkait segera turun tangan dengan menghadirkan langkah konkret, mulai dari bantuan darurat hingga solusi jangka panjang untuk kawasan pesisir Arosbaya. Mereka berharap pemerintah tidak menunggu kondisi semakin parah sebelum mengambil tindakan.
Jika tidak ada upaya strategis yang serius, masyarakat khawatir banjir rob akan terus berulang dan mengancam kesehatan, aktivitas ekonomi, serta keselamatan warga di kawasan pesisir. Hingga saat ini, belum ada keterangan resmi dari Pemkab Bangkalan terkait langkah teknis penanganan rob di Desa Tengket.(Team/Red)
Editor : Redaksi