Loyal kepada Golkar, Vokal untuk Rakyat! Yuliria Daeli Digadang Gantikan Khamozaro di Kursi Wakil Ketua DPRD Nias Barat

Reporter : Redaksi

NIAS BARAT,bnewsnasional.id – Perjalanan politik Yuliria Daeli menjadi salah satu kisah menarik dalam dinamika Partai Golkar di Kabupaten Nias Barat. Berawal dari pengalaman berorganisasi dan berpolitik di Kabupaten Tangerang, Provinsi Banten, kini Yuliria dipercaya memimpin DPD Partai Golkar Kabupaten Nias Barat untuk masa bakti 2025–2030.

Yuliria Daeli secara meyakinkan terpilih sebagai Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Nias Barat dalam Musyawarah Daerah (Musda) IV Partai Golkar Kabupaten Nias Barat, Sabtu (31/10/2026).

Baca juga: Era Era Hia Terpilih sebagai Ketua Dewan Pertimbangan Partai Golkar Kabupaten Nias Barat Periode 2025–2030.

Anggota DPRD Kabupaten Nias Barat tersebut akhirnya ditetapkan sebagai calon tunggal setelah pesaingnya, Khamozaro Halawa, tidak memenuhi persyaratan dukungan minimal 30 persen dari pemegang hak suara sebagaimana diatur dalam ketentuan organisasi Partai Golkar.

Ketua Panitia Pengarah Musda IV Partai Golkar Nias Barat, Samueli Gulo, menjelaskan bahwa penetapan Yuliria Daeli sebagai calon tunggal telah sesuai dengan aturan organisasi partai.

Menurutnya, Khamozaro Halawa tidak memperoleh dukungan minimal sebagaimana dipersyaratkan. Karena hanya terdapat satu calon yang memenuhi persyaratan, Musda kemudian menetapkan Yuliria Daeli sebagai Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Nias Barat terpilih.

Merintis Karier Politik dari Kabupaten Tangerang
Perjalanan politik Yuliria Daeli tidak dimulai di Nias Barat. Ia terlebih dahulu membangun pengalaman organisasi dan politik di Kabupaten Tangerang.

Pada periode 2011–2015, Yuliria dipercaya menjadi Pengurus DPD Partai Golkar Kabupaten Tangerang dengan menjabat sebagai Ketua Bidang Pemberdayaan Perempuan.

Ia juga pernah menjadi pengurus Kesatuan Perempuan Partai Golkar (KPPG) Kabupaten Tangerang. Bahkan, pada Pemilihan Legislatif 2014, dirinya pernah maju sebagai calon anggota legislatif Partai Golkar di Kabupaten Tangerang dan berhasil memperoleh dukungan suara yang cukup signifikan, meskipun belum berhasil terpilih.

Pengalaman tersebut menjadi bekal penting bagi Yuliria untuk melanjutkan perjalanan politiknya ketika kembali ke kampung halaman, Kabupaten Nias Barat, Sumatera Utara.

Melanjutkan Estafet Kepemimpinan Golkar Nias Barat,Di Nias Barat, perjalanan politik Yuliria semakin berkembang. Ia mengikuti jejak suaminya, Era Era Hia, yang pernah menjabat sebagai Wakil Bupati Nias Barat periode 2021–2025 sekaligus Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Nias Barat masa bakti 2020–2025.

Sebelum dipercaya menjadi ketua, Yuliria telah menduduki sejumlah posisi strategis di lingkungan Partai Golkar Nias Barat.

Baca juga: Pernyataan Resmi Wakil Sekretaris Bidang Pemenangan Pemilu Sumut-8 Golkar Terkait Keabsahan Syarat Calon Ketua DPD.

Ia pernah menjabat sebagai Wakil Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Nias Barat periode 2020–2025 serta Ketua Ikatan Istri Partai Golkar (IIPG) Kabupaten Nias Barat periode 2020–2025.

Saat ini, Yuliria juga dipercaya memimpin Himpunan Wanita Karya (HWK) Kabupaten Nias Barat, salah satu organisasi Hasta Karya Partai Golkar.

Kepercayaan tersebut memperlihatkan kiprahnya dalam membangun konsolidasi organisasi, khususnya dalam pemberdayaan perempuan dan penguatan peran kader partai.

Dikenal Vokal Menyuarakan Aspirasi Masyarakat
Selain aktif dalam organisasi politik, Yuliria Daeli saat ini duduk sebagai anggota Komisi II DPRD Kabupaten Nias Barat.

Dalam menjalankan tugas legislatif, ia dikenal vokal menyampaikan aspirasi masyarakat dan berani menyuarakan kritik terhadap kebijakan pemerintah yang dinilai belum berpihak kepada kepentingan rakyat.

Salah satu persoalan yang pernah menjadi sorotannya adalah penundaan pembayaran tunjangan ASN dan gaji Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja Paruh Waktu (PPPK-PW) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Nias Barat.

Baca juga: EMANUEL DAELI TEGASKAN MUSDA VI GOLKAR NIAS BARAT SESUAI JUKLAK DPP, YULIRIA DAELI TERPILIH AKLAMASI.

Dalam persoalan tersebut, Yuliria turut menyuarakan tuntutan agar hak-hak para pegawai segera diselesaikan.

Sikap kritis dan keberaniannya dalam menyampaikan aspirasi tersebut turut menjadi perhatian sejumlah kalangan. Bahkan, muncul dukungan dari berbagai pihak agar dirinya dipertimbangkan menduduki posisi Wakil Ketua DPRD Kabupaten Nias Barat menggantikan Khamozaro Halawa.

Kini, dengan terpilihnya Yuliria Daeli sebagai Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Nias Barat periode 2025–2030, tantangan baru telah menantinya.

Konsolidasi internal, penguatan kaderisasi, peningkatan peran perempuan dalam politik, serta persiapan menghadapi agenda politik mendatang menjadi pekerjaan penting yang harus dijalankan.

Perjalanan dari Kabupaten Tangerang hingga dipercaya memimpin Partai Golkar di tanah kelahirannya menjadi babak baru bagi Yuliria Daeli dalam dunia politik Nias Barat.(Tim/Red)

Editor : Redaksi

Peristiwa
Berita Terpopuler
Berita Terbaru