Tokoh Masyarakat Dermawan Daeli Soroti Gaya Kepemimpinan Bupati Nias Barat di Grup Aekhula

avatar Redaksi

NIAS BARAT,bnewsnaaional.id — Tokoh masyarakat Nias Barat, Dermawan Daeli, melontarkan kritik terhadap gaya kepemimpinan Bupati Nias Barat Eliyunus Waruwu. Kritik tersebut disampaikan Dermawan melalui Grup Aekhula dan menyoroti kebiasaan rapat hingga larut malam serta sejumlah kebijakan pemerintah daerah yang menurutnya perlu mendapat perhatian publik.

Dalam pernyataannya, Dermawan menggunakan bahasa satir untuk menggambarkan kebiasaan rapat pada malam hari.

Baca Juga: Era-Era Hia Soroti Lambannya Pembahasan P-APBD 2026 Nias Barat: “Jangan Terulang Kembali, Karena Menyiksa Banyak Orang”

«“Bupati hebat kita baru bisa keluar ide briliannya pas tengah malam, makanya Nias Barat sering melakukan rapat di tengah malam,” tulis Dermawan.»

Ia kemudian menyindir bahwa rapat hingga larut malam dapat membuat peserta mengalami kelelahan dan mengantuk, sehingga menurutnya penilaian terhadap suatu persoalan berpotensi tidak lagi objektif.

Dermawan juga menyinggung pembangunan rumah sakit yang menurutnya belum sepenuhnya selesai, namun telah mendapatkan narasi positif di tengah masyarakat.

«“Rumah sakit cerah bersinar belum selesai tapi dipublikasikan sudah selesai dan sangat cerah bersinar,” ujarnya dengan nada satire.»

Selain itu, Dermawan mengungkit kembali pengalaman seleksi guru yang menurut keterangannya pernah berlangsung hingga dini hari. Ia menyebut kondisi tersebut membuat sejumlah pegawai mengalami kelelahan.

Baca Juga: Sabaeli Gulo Soroti Keterlambatan Pembahasan P-APBD Nias Barat 2026: Jangan Dipaksakan Demi Mengejar Deadline

«“Pegawai pada lapar dan sangat lelah karena diuji sampai jam 2 pagi, sepertinya tidak ada hari esok,” tulisnya.»

Dermawan juga mempertanyakan hasil dari proses seleksi tersebut dan mengaitkannya dengan program yang menurutnya kemudian tidak berlanjut. Ia menyebut adanya dugaan tekanan terhadap ASN, namun pernyataan tersebut merupakan klaim dari Dermawan yang masih memerlukan klarifikasi dari pihak pemerintah daerah maupun pihak terkait.

“Ujiannya seperti profesor, tetapi hasilnya nol karena hanya formalitas semata,” kritiknya.

Menurut Dermawan, persoalan tersebut menjadi alasan dirinya mempertanyakan pola kerja pemerintahan yang berlangsung hingga tengah malam.

Baca Juga: PPPK-PW dan TPP ASN Disebut 9 Bulan Belum Dibayar, Sabaeli Gulo Kritik Keras Segera bayar

“Jadi kerja sampai tengah malam itu strategi jitu Bupati hebat kita,” tulisnya secara satiris.

Pernyataan Dermawan tersebut menjadi kritik terbuka terhadap pemerintahan Kabupaten Nias Barat. Namun demikian, sejumlah tudingan dan penilaian yang disampaikannya masih perlu dikonfirmasi kepada Bupati Nias Barat Eliyunus Waruwu, jajaran pemerintah daerah, serta pihak-pihak yang disebut dalam pernyataan tersebut.

Media juga membuka ruang hak jawab dan klarifikasi kepada pihak Pemerintah Kabupaten Nias Barat agar masyarakat memperoleh informasi yang berimbang.

Berita Terbaru