Kabel Diduga Milik PT Agriya Indihome Menjuntai ke Tanah, Akses Jalan Warga Buduran Lumpuh

avatar Hanif

Bangkalan,bnewsnasional.id – Aktivitas warga di Desa Buduran, Kecamatan Arosbaya, tepatnya di Kampung Pirus atau Dusun Tekorok, mendadak terganggu akibat kabel WiFi yang diduga milik PT Agriya Indihome menjuntai hingga menyentuh tanah. Kondisi ini membuat akses jalan utama di kawasan tersebut tidak bisa dilalui kendaraan, baik mobil maupun sepeda motor.

Peristiwa itu terjadi sejak beberapa hari terakhir dan hingga kini belum ada penanganan dari pihak terkait. Kabel yang menggantung rendah bahkan melintang di tengah jalan, sehingga membahayakan pengguna jalan yang melintas.

Baca Juga: Camat Sepulu Apresiasi Penanaman Mangrove oleh Yayasan Harmoni Abadi Sejati di Desa Labuhan

Salah satu warga setempat, Wawan (42), mengaku kesal dengan kondisi tersebut. Ia menyebut keberadaan kabel itu sangat mengganggu aktivitas harian warga.

“Ini sudah sangat meresahkan. Jalan ini akses utama warga, tapi sekarang tidak bisa dilewati. Mau lewat harus mutar jauh. Kalau malam lebih bahaya lagi karena tidak kelihatan,” ujarnya dengan nada geram.

Baca Juga: Respons Cepat Kepala Sekolah Tuai Apresiasi, Wali Murid Nilai SDN Moarah 1 Mulai Berbenah

Keluhan serupa juga disampaikan oleh Muna (38), warga lainnya. Ia menilai pihak penyedia layanan terkesan abai terhadap keselamatan masyarakat.

“Kalau memang itu kabel milik PT Agriya Indihome, harusnya segera diperbaiki. Jangan tunggu ada korban dulu baru bergerak. Ini jelas membahayakan,” tegasnya.

Baca Juga: Warga Saplasah Padati Balai Desa, Layanan Cek Kesehatan Gratis Disambut Antusias

Warga pun berharap ada tindakan cepat dari pihak PT Agriya Indihome maupun instansi terkait agar segera memperbaiki kabel tersebut. Mereka menilai pembiaran kondisi ini mencerminkan kurangnya tanggung jawab terhadap fasilitas umum.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak PT Agriya Indihome terkait dugaan kabel menjuntai yang menghambat akses jalan warga tersebut.(Team/Red)

Berita Terbaru