Bangkalan, bnewsnasional.id – Setelah sebelumnya menuai sorotan tajam terkait lemahnya pengawasan saat jam pulang sekolah, SDN Moarah 1, Kecamatan Klampis, kini mulai menunjukkan langkah perbaikan. Respons cepat Kepala Sekolah, Imam Syafii, dalam menindaklanjuti keluhan wali murid mendapat apresiasi dari berbagai pihak.
Sejumlah wali murid mengaku melihat adanya perubahan nyata pasca keluhan mereka mencuat ke publik. Pihak sekolah disebut langsung bergerak melakukan pembenahan, terutama dalam aspek pengawasan siswa saat jam pulang.
Baca Juga: Camat Sepulu Apresiasi Penanaman Mangrove oleh Yayasan Harmoni Abadi Sejati di Desa Labuhan
“Kami mengapresiasi langkah cepat dari kepala sekolah. Setidaknya ada tindakan nyata, tidak hanya sekadar janji. Ini yang kami harapkan sejak awal,” ujar salah satu wali murid.
Langkah sigap tersebut dinilai sebagai bentuk tanggung jawab atas kelalaian yang sebelumnya telah diakui pihak sekolah. Beberapa upaya yang mulai dilakukan di antaranya peningkatan pengawasan di area depan sekolah hingga pengaturan siswa saat hendak pulang.
Meski demikian, wali murid tetap berharap perbaikan ini tidak bersifat sementara. Mereka menekankan pentingnya konsistensi serta sistem pengamanan yang lebih terstruktur agar keselamatan siswa benar-benar terjamin setiap hari.
Baca Juga: Kabel Diduga Milik PT Agriya Indihome Menjuntai ke Tanah, Akses Jalan Warga Buduran Lumpuh
“Kami ingin ini terus berjalan, bukan hanya karena sedang disorot. Keselamatan anak-anak harus jadi prioritas utama,” imbuh wali murid lainnya.
Di sisi lain, langkah cepat yang dilakukan Imam Syafii juga menjadi contoh bahwa kritik dari masyarakat dapat menjadi pemicu perbaikan. Transparansi dan kesediaan untuk mengakui kesalahan dinilai sebagai awal yang baik dalam membangun kembali kepercayaan publik.
Baca Juga: Warga Saplasah Padati Balai Desa, Layanan Cek Kesehatan Gratis Disambut Antusias
Dengan adanya tindak lanjut ini, wali murid berharap SDN Moarah 1 dapat terus berbenah dan menghadirkan lingkungan sekolah yang lebih aman, nyaman, serta responsif terhadap kebutuhan siswa dan orang tua.
Perkembangan ini sekaligus menjadi pengingat bagi seluruh institusi pendidikan agar tidak abai terhadap aspek keselamatan, khususnya pada momen krusial seperti jam masuk dan pulang sekolah.(Team/Red)
Editor : Redaksi