Kabar Teguran Dinas Menguat, Kasi SMA: Belum Ada Informasi Polemik Baru di Arosbaya

avatar Hanif

Bangkalan,bnewsnasional.id – Polemik aturan kedisiplinan di salah satu SMA di Kecamatan Arosbaya kembali menjadi sorotan publik. Isu yang beredar di media sosial menyebutkan adanya teguran dari Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur terhadap oknum guru terkait kebijakan pembelajaran matematika.

Kabar tersebut semakin ramai setelah viral di media sosial, menyusul unggahan akun Facebook Ramadhani Fachry yang menyoroti persoalan tersebut dan memicu berbagai tanggapan dari warganet.

Baca Juga: Respons Keluhan Warga, Satreskrim Polres Bangkalan Bubarkan Arena Judi Sabung Ayam

Isu ini mencuat setelah sejumlah siswa dan alumni mengeluhkan aturan yang dinilai terlalu kaku, khususnya terkait larangan mengikuti pelajaran bagi siswa yang terlambat.

Namun, pihak Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Bangkalan melalui Kasi SMA, Fauzi, menyampaikan bahwa hingga saat ini belum ada informasi terbaru terkait polemik tersebut.

“Waalaikumsalam, sampai saat ini kami belum dapat informasi ada permasalahan tentang pembelajaran matematika di SMA Arosbaya. Dulu pernah ada, tapi sudah lama kejadiannya dan bersifat personal serta sudah terselesaikan,” ujarnya saat dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp.

Fauzi juga menegaskan bahwa jika nantinya ada perkembangan atau informasi baru, pihaknya akan menyampaikannya kepada publik.

Baca Juga: Nasabah Amartha di Arosbaya Kritik Munculnya Tagihan Tertunggak di Aplikasi

“Terima kasih mas, nanti kalau ada yang baru akan kami sampaikan,” tambahnya.

Meski isu teguran dari dinas menguat di tengah masyarakat, hingga berita ini diturunkan belum ada keterangan resmi baik dari pihak sekolah maupun Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur terkait kebenaran kabar tersebut.

Sejumlah pihak pun mengimbau masyarakat untuk tidak terburu-buru menarik kesimpulan dan tetap menunggu klarifikasi resmi agar tidak terjadi kesimpangsiuran informasi.

Baca Juga: Elpiji 3 Kg Terbatas di Arosbaya, Harga di Lapangan Melebar

Di sisi lain, polemik ini kembali memantik perhatian publik terkait pentingnya keseimbangan antara penegakan disiplin di sekolah dengan pemenuhan hak belajar siswa.

Masyarakat berharap persoalan ini dapat segera mendapat kejelasan serta solusi yang adil, sehingga proses pendidikan di lingkungan sekolah tetap berjalan kondusif dan berpihak pada kepentingan siswa.(Team/Red)

Berita Terbaru