Lawan Intimidasi, Bangkalan Bentuk Satgas Khusus Buru Ormas Terafiliasi Preman

avatar Hanif

Bangkalan, bnewsnasional.id - Pemerintah Kabupaten Bangkalan mengambil langkah radikal untuk membersihkan wilayahnya dari praktik pungutan liar dan intimidasi. Melalui Satgas Terpadu Ormas Terafiliasi Premanisme, otoritas setempat kini menargetkan kelompok-kelompok terorganisasi yang berlindung di balik kedok organisasi kemasyarakatan (ormas).

Langkah agresif ini ditegaskan melalui peluncuran kampanye nasional tingkat daerah bertajuk “Stop Aksi Premanisme”. Satgas mendesak warga Madura, khususnya di Bangkalan, untuk mematahkan lingkaran setan ketakutan dan berani bersuara.

Baca Juga: Dugaan Penyimpangan Dana Desa Tengket, 3 Tahun Anggota BPD Meninggal, Ke Mana Aliran Gajinya?

“Bagi masyarakat yang mengetahui atau mengalami aksi premanisme dalam bentuk apa pun, segera laporkan. Jangan diam!” tulis instruksi tegas dalam poster kampanye resmi yang dirilis Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Kabupaten Bangkalan.

Baca Juga: Samsat dan UPT PPD Bangkalan Gencarkan Sosialisasi Pemutihan Pajak 2026 di Arosbaya

Untuk menjamin efektivitas perburuan ini, Satgas telah mendirikan markas komando di Posko Satgas Terpadu, Jalan Soekarno Hatta Nomor 37, Bangkalan. Selain posko fisik, jalur intervensi cepat juga dibuka melalui kanal pengaduan WhatsApp langsung guna mempermudah warga mengirimkan bukti tindakan kriminal secara real-time.

Baca Juga: Lahan Warisan 2.220 Meter di Plakaran Memanas, Pohon Bambu Tiba-tiba Diklaim Milik Orang Lain

Kehadiran satgas khusus ini menjadi sinyal peringatan keras bagi oknum ormas yang kerap meresahkan pelaku usaha dan masyarakat sipil lewat aksi pemaksaan berkedok uang keamanan atau premanisme gaya baru. Keberhasilan operasi ini kini bertumpu pada satu hal: keberanian masyarakat untuk melapor dan ketegasan aparat untuk mengeksekusi hukum tanpa tebang pilih.(Team/Red)

Berita Terbaru