Bangkalan,bnewsnasional.id - Praktik kotor sejumlah oknum yang bertopeng di balik profesi aktivis, wartawan, dan Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) di Kabupaten Bangkalan kini dikuliti habis. Fungsi kontrol sosial yang seharusnya suci demi membela rakyat, diduga kuat telah melenceng jauh dan bertransformasi menjadi alat pemerasan demi memuaskan isi perut dan kepentingan pribadi.
Kritik tajam dan keras ini dilontarkan langsung oleh aktivis senior Bangkalan, Ahmad Annur. Ia membongkar adanya pergeseran menjijikkan dari pola gerakan para oknum tersebut yang kini terindikasi kuat mengarah pada tindakan kriminal semacam pemerasan.
Baca Juga: Seminggu Dibiarkan Menjuntai di Pasar Bunten, Kabel PLN Ancam Nyawa Pengendara
"Saat ini memang banyak pola-pola gerakan teman-teman aktivis, wartawan, LSM seperti itu yang mengarah pada keuntungan pribadi. Bukan lagi urusan mengawasi dan mengawal program ataupun kebijakan pemerintah," cecar Ahmad Annur dengan nada geram.
Ia menegaskan bahwa tindakan memalukan ini tidak boleh ditoleransi lagi. Jika borok ini terus dibiarkan, citra dan marwah profesi wartawan serta LSM yang benar-benar berjuang untuk masyarakat akan hancur lebur di mata publik.
Baca Juga: Polres Bangkalan Dorong Peran Warga Cegah Balap Liar, Bukan Sekadar Menjadi Penonton
"Kalau kemudian lebih banyak melakukan hal-hal yang mengarah pada keuntungan pribadi, bahkan istilahnya seperti 'malak', ini menjadi penyakit yang harus segera diselesaikan," tegasnya tanpa basa-basi.
Ahmad Annur mendesak aparat penegak hukum untuk tidak ciut nyali. Ia meminta Polres Bangkalan segera bertindak radikal, menyeret, dan menindak tegas siapa pun oknum yang terbukti melanggar hukum tanpa pandang bulu.
Baca Juga: Detik-Detik Operasi Senyap Pomal dan Intel AL Stop Belasan Kendaraan Muat Rokok Ilegal di Suramadu
"Ketika ada satu kasus di Kabupaten Bangkalan yang melibatkan wartawan atau siapapun, saya berharap kepolisian segera bertindak dan menyelesaikannya sampai tuntas. Ini menjadi penyakit kalau tidak segera diselesaikan. Makanya harus diselesaikan. Menurut saya, Polres wajib menyelesaikan ini, siapapun itu pelakunya," pungkasnya.(Team/Red)
Editor : Redaksi