Pembukaan KKN Kelompok 35 di Desa Sera Timur, Usung UMKM Go Digital hingga Program KRISTAL

avatar Hanif

Sumenep,bnewsnasional.id – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kelompok 35 resmi membuka rangkaian pengabdian masyarakat di Desa Sera Timur, Kecamatan Bluto, Kabupaten Sumenep. Kegiatan pembukaan dirangkai dengan sosialisasi bertema UMKM Go Digital: Penguatan Branding Produk dan Strategi Pemasaran Modern, yang dihadiri pemerintah desa, BPD, pelaku UMKM, dan masyarakat setempat.

Program tersebut bertujuan meningkatkan kemampuan pelaku UMKM dalam menghadapi era digital, mulai dari penguatan branding, peningkatan daya saing produk, hingga perluasan pemasaran melalui platform digital.

Baca Juga: MPLS Ramah 2026 di SDN Sera Timur Tanamkan Karakter Anti-Bullying dan Budaya Siaga Bencana

Koordinator Desa KKN Kelompok 35, Waldhan Putranda Pratama, mengatakan bahwa penguatan UMKM menjadi salah satu fokus utama pengabdian mahasiswa di Desa Sera Timur.

"Melalui program ini kami ingin membantu pelaku UMKM agar tidak hanya mampu menghasilkan produk berkualitas, tetapi juga memahami cara membangun merek, memasarkan produk secara digital, dan menjangkau pasar yang lebih luas," ujarnya.

Dalam pelaksanaannya, mahasiswa memberikan sosialisasi interaktif mengenai pentingnya branding produk, pelatihan pembuatan logo dan desain kemasan, hingga pendampingan penggunaan media sosial serta berbagai platform digital sebagai sarana promosi.

Tak hanya itu, peserta juga mendapatkan edukasi mengenai strategi pemasaran modern, teknik fotografi produk agar lebih menarik, serta cara memanfaatkan internet untuk meningkatkan penjualan.

Baca Juga: Dinilai Tak Selaras dengan Kota Dzikir dan Sholawat, BEM STAIDHI Adukan Aktivitas Shiva Coffee ke Camat Burneh

Sebagai bentuk pendampingan berkelanjutan, mahasiswa KKN juga akan melakukan kunjungan door to door ke rumah-rumah pelaku UMKM untuk memberikan bimbingan secara langsung sesuai kebutuhan masing-masing.

Sementara itu, Sekretaris Kelompok 35, Alfia Nur Hidayani, menjelaskan bahwa selain program digitalisasi UMKM, mahasiswa juga telah menyiapkan sejumlah program kerja unggulan lainnya.

"Program yang kami siapkan di antaranya Kreativitas Filterisasi Air dengan Teknik Sederhana dan Ramah Lingkungan (KRISTAL), pemetaan wilayah desa, kegiatan sosial kebencanaan bersama BPBD Kabupaten Sumenep, serta beberapa program pemberdayaan masyarakat lainnya yang diharapkan memberikan manfaat jangka panjang bagi Desa Sera Timur," jelasnya.

Baca Juga: Gali Potensi Desa, Family Of UINSA Eksplorasi Wisata Kebun Jeruk Pak Daud di Dasok Laok

Pembukaan KKN tersebut turut dihadiri Kepala Desa Sera Timur Hendri Firdaus dan Ketua BPD Joni Alif Utama. Pemerintah desa menyambut baik berbagai program yang dibawa mahasiswa dan berharap kolaborasi tersebut mampu mendorong peningkatan kualitas UMKM serta pembangunan desa secara berkelanjutan.

Melalui sinergi antara mahasiswa, pemerintah desa, dan masyarakat, KKN Kelompok 35 diharapkan mampu melahirkan inovasi yang berdampak nyata, terutama dalam memperkuat ekonomi masyarakat melalui digitalisasi UMKM dan berbagai program pemberdayaan lainnya.(Team/Red)

Berita Terbaru