Kantor Administrasi Desa Tuwuna Dipalang, Penghibah Protes Honor Kebersihan Turun Drastis Dari Rp500rb Menjadi Rp200rb

avatar Redaksi

Nias Barat, bnewsNasional.id – Kantor Administrasi Desa Tuwuna, Kecamatan Mandrehe, Kabupaten Nias Barat dipalang oleh masyarakat penghibah pada Kamis, 23 Juli 2026 pagi. Aksi pemalangan itu dipicu kekecewaan masyarakat atas pemotongan honor kebersihan yang dinilai drastis.

Berdasarkan informasi yang dihimpun awak media, honor kebersihan yang sebelumnya Rp500.000 per bulan, tahun ini dipangkas menjadi Rp200.000 per bulan.

Baca Juga: Penghibah Lahan Resmi Laporkan Kontraktor Pembangunan RSUD Cerah Medika ke DPRD Nias Barat, Dugaan Pembohongan Publik

"Kronologinya, kurang lebih 10 tahun sejak berdirinya Kantor Desa Tuwuna, honor kebersihan tidak pernah kurang sepersen pun. Selalu Rp500.000. Tapi tahun ini tiba-tiba turun drastis jadi Rp200.000. Itu tidak masuk akal," ujar salah satu masyarakat Tuwuna yang enggan disebut namanya kepada awak media.

Tuntutan Masyarakat: Kembalikan Honor Rp500.000
Masyarakat penghibah berharap penetapan honor kebersihan dikembalikan menjadi Rp500.000 per bulan. Menurut mereka, dengan honor Rp200.000 tidak sebanding dengan pekerjaan membersihkan kantor desa.

Selain honor kebersihan, masyarakat juga menyoroti honor jaga malam. Sebelumnya Rp500.000 per bulan, kini juga dipotong menjadi Rp250.000 per bulan.

Baca Juga: RSUD  Cerah Medika Nias Barat di Klaim Telah Selesai Pengerjaannya. Ketua DPC PPN Nias Barat Itu Hoax pembongan publik!

"Harapan kami agar penetapan honor kebersihan ditetapkan Rp500.000 per bulan. Kalau hanya Rp200.000 itu tidak masuk akal," lanjutnya.

Upaya Konfirmasi
Awak media telah berupaya melakukan konfirmasi kepada Pj. Kepala Desa Tuwuna melalui WhatsApp terkait pemalangan kantor dan pemotongan honor tersebut. 

Pertanyaan konfirmasi yang disampaikan meliputi penyebab pemalangan, tanggapan Pj. Kepala Desa, dan langkah yang akan diambil setelah kantor dipalang.

Baca Juga: Proyek Rp 142 Milyar Berakhir 22 Mei 2026,Tapi Fisik Diduga Belum Selesai, Pintu Proyek Ditutup Saat Warga Ingin Audensi

Hingga berita ini ditayangkan, belum ada tanggapan dari Pemerintah Desa Tuwuna.

Awak media membuka ruang selebar-lebarnya kepada Pj. Kepala Desa Tuwuna untuk memberikan klarifikasi dan hak jawab terkait pemberitaan ini.

Berita Terbaru