Bangkalan,bnewsnasional.id - Pengurus Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Sekolah Tinggi Agama Islam Darul Hikmah (STAIDHI) Bangkalan menemui Camat Burneh untuk menyampaikan sejumlah aduan masyarakat mengenai gangguan ketertiban umum masalah sosial hingga kerusakan infrastruktur di wilayah Kecamatan Burneh, Kabupaten Bangkalan
Ketua BEM STAIDHI Bangkalan, Abdus Salam Mengatakan kami datang ke kantor kecamatan Burneh keluhan dari masyarakat mengenai warkop dan warung remang-remang
Baca Juga: Dugaan Kudeta Politik di Pesanggrahan: Kades Tuding Oknum Dewan dan Aparat Jadi Dalang Provokasi
"Warung Shiva Coffee mengeluhkan aktivitas usaha yang menimbulkan kebisingan Selain itu cara berbusana pramusaji di kafe tersebut dinilai sebagian warga kurang pantas dan tidak selaras dengan identitas Kabupaten Bangkalan yang dikenal sebagai Kota Dzikir dan Sholawat”.Ujarnya Ketua BEM STAIDHI setelah Audensi di Kantor Kecamatan Burneh,Senin(13/07/2026)
Bukan mengenai warkop shiffa coffe kami juga membawa tuntutan Aktivitas parkir kendaraan yang tidak tertib di sekitar Pasar Ahad-an dilaporkan kerap memakan sebagian ruas jalan.
Baca Juga: Hoax! Panitia HUT RI Tragah Kecam Berita Fitnah Terkait Pungutan Guru, Tudingan Tanpa Dasar
"Aduan lain menyoroti menjamurnya warung remang-remang di kawasan Tangkel,Lalu lalang truk bermuatan batu bata putih yang melintas dari Desa Jaddih dituding menjadi penyebab utama kerusakan infrastruktur jalan raya dan kemacetan akibat pasar lengkap di hari minggu, " Jelasnya
Sementara Itu Camat Burneh, Erwin Yoesoef Mengatakan Kepada Pengurus Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) STAIDHI terimakasih atas kontrol sosial dan masukan selama ini.
Baca Juga: Kwanyar Diterpa Isu “Bayar atau Viral”, Aparat Didesak Tak Diam
"Kami akan menindaklanjuti apa yang disampaikan teman-teman BEM STAIDHI akan bergerak cepat demi kenyamanan kita bersama,Marilah bersama mengawal kecamatan Burneh agar lebih baik, "Tutupnya.(Team/Red)
Editor : Redaksi