Bangkalan,bnewsnasional.id – Ancaman keselamatan mengintai warga di wilayah perbatasan Desa Makam Agung dan Desa Dlemer, Kecamatan Arosbaya. Sejumlah kabel yang diduga milik PT Telkom Indonesia dan PT Forte Telekomunikasi Indonesia terlihat menjuntai hingga nyaris menyentuh tanah di tepi badan jalan.
Berdasarkan pantauan di lokasi, kabel tidak lagi berada di posisi semestinya pada tiang, melainkan turun ke sisi jalan bahkan masuk ke area lintasan kendaraan. Kondisi ini dinilai sangat berbahaya, terutama saat malam hari ketika jarak pandang terbatas.
Warga mengungkapkan bahwa posisi kabel sudah sangat rendah hingga kerap tersentuh kendaraan yang melintas.
“Kalau sepeda motor berpapasan, itu sudah pasti motor yang sebelah timur spionnya nyentuh kabel,” ujar salah satu warga.
Baca Juga: Diduga Kasus Kekerasan Anak di Pamekasan Berakhir Damai, Kasat Reskrim Bungkam Saat Dikonfirmasi
Letaknya yang berada di jalur perbatasan antar desa membuat arus lalu lintas cukup aktif. Dengan kondisi kabel seperti saat ini, risiko kecelakaan dinilai sangat tinggi apabila tidak segera ditangani.
Warga menyebut kondisi tersebut telah berlangsung beberapa waktu tanpa adanya perbaikan. Mereka mendesak pihak terkait segera melakukan penertiban sebelum menimbulkan korban.
“Kami minta segera diperbaiki. Jangan tunggu kejadian dulu baru bergerak,” tegas warga lainnya.
Selain membahayakan keselamatan pengguna jalan, kabel yang menjuntai juga mengganggu kenyamanan lingkungan. Masyarakat berharap ada respons cepat dari pihak yang diduga memiliki jaringan tersebut agar potensi bahaya tidak berubah menjadi insiden nyata.(Team/Red)
Editor : Redaksi