Abutmen jembatan Oyo Tuwuna patah

Retak Abutmen" Jembatan Oyo Tuai sorotan Publik Ketua PPN-NB Wajib bangun kembali tidak bisa tambal sulap 

avatar YUNIANTO

Nias Barat,bnewsnasional.id- Ketua Dewan Pimpinan Cabang Pemuda Peduli Nias (DPC PPN) Kabupaten Nias Barat Agusrama Laia menyoroti tajam terkait kualitas konstruksi pembangunan jembatan sungai oyo di Desa Tuwuna Kecamatan Mandrehe Kabupaten Nias Barat yang dikerjakan oleh PT. Torang Multi Indo,sabtu 27/12/2025.

Hal ini ia ungkapkan setelah mendapati Video kiriman melalui pesan WhatsApp dari salah seorang warga nias barat yang tidak mau disebutkan namanya.

Baca Juga: Gubernur Bobby Nasution Temukan Pesien Tumor Ganas di Nias Selatan,Langsung Perintahkan Operasi di Medan

Dalam Video yang berdurasi kurang lebih 1 menit tersebut terlihat jelas keadaan salah satu abutment jembatan sungai oyo retak dari sisi atas hingga keposisi dasar fondasi.

"Hal ini jangan dibiarkan, Masyarakat Nias Barat rugi. Negara juga pasti rugi. Dipastikan umur jembatan ini tidak akan berumur panjang. Bongkar abutment yang retak dan bangun ulang demi kualitas dan kuantitas jembatan," tegasnya.

Baca Juga: Proyek Rp 142 Milyar Berakhir 22 Mei 2026,Tapi Fisik Diduga Belum Selesai, Pintu Proyek Ditutup Saat Warga Ingin Audensi

Ia berharap, supaya pihak terkait lebih memperketat pengawasan sehingga pengerjaan jembatan sungai oyo ini tidak hanya asal dikerjakan untuk mendapatkan keuntungan sepihak. Namun, kepentingan umum dan masyarakat nias barat terabaikan.

Setelah mendengar informasi ini,awak media mencoba menghibungin salah satu Pengawai ASN PUPR Provinsi Murni panjahitan sebagai PPTK  di Gunungsitoli,perihal viralnya abutmen jembatan oyo di Desa Tuwuna.

Baca Juga: GUBERNUR SUMUT BOBBY NASUTION BUKA KARYA BAKTI TNI AD, DORONG PEMERATAAN PEMBANGUNAN DI KEPULAUAN NIAS

PPTK sampaikan melalui WhatApps Awak media, itu Oprit bukan Abutmen dan kami dari dinas PUPR  Provinsi dalam waktu dekat melihat dan kami tegaskan kepada kontraktor bahwa itu harus di bokar sebutnya dalam sms singkat.

Berita Terbaru