Rumah Memprihatinkan, Pemkab Nias Barat Siapkan Bantuan Rp 20 Juta untuk Keluarga Faduhusa Daeli sebagai Wujud Nyata

Reporter : Redaksi

NIAS BARAT ,bnewsnasional.id – Kondisi rumah hunian keluarga Faduhusa Daeli yang berada di sekitar Rumah Singgah, Simaeasi, Kabupaten Nias Barat, akhirnya mendapat perhatian serius dari Pemerintah Kabupaten Nias Barat. Setelah sebelumnya diberitakan berada dalam kondisi memprihatinkan dan tidak layak huni, Pemkab Nias Barat bergerak cepat melalui Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Lingkungan Hidup (PKPLH) untuk memberikan bantuan pembangunan rumah layak huni.

Langkah cepat ini merupakan instruksi langsung dan wujud nyata kepedulian mendalam dari Bupati Nias Barat terhadap kesejahteraan warganya. Melalui Dinas PKPLH, Bupati memastikan bahwa pemerintah daerah hadir memberikan solusi konkret bagi masyarakat yang membutuhkan, terutama yang berada dalam keterbatasan ekonomi dan fasilitas hunian.

Baca juga: Program Revitalisasi UPTD SMP Negeri 1 Sirombu Senilai Rp1 Miliar Lebih Diduga Tidak Transparan.

Hal itu disampaikan oleh Plt. Kepala Dinas PKPLH Kabupaten Nias Barat, Elfis Karsa Waruwu, ST, kepada wartawan, Jumat (02/10/2026). 

Elfis mengatakan bahwa Pemkab Nias Barat telah menyiapkan bantuan sebesar Rp20 juta untuk membantu keluarga Faduhusa Daeli membangun rumah yang lebih layak dan aman untuk ditempati.
“Pemerintah Nias Barat, atas arahan dan kepedulian penuh dari Bapak Bupati melalui Dinas PKPLH, berkomitmen membantu keluarga Bapak Faduhusa Daeli untuk membangun rumah layak huni sebesar Rp20 juta dan akan dicairkan dalam tahun ini,” ungkap Elfis.
Menurutnya, perhatian pemerintah terhadap kondisi keluarga tersebut sebenarnya telah ada sejak awal. Namun, sempat terdapat kendala terkait status tanah tempat keluarga Bapak Faduhusa Daeli tinggal sebelumnya di Simaeasi karena bukan hak miliknya. Pemerintah tidak dapat serta-merta membangun rumah di atas lahan yang bukan merupakan milik keluarga penerima bantuan.

Baca juga: Diduga Hindari Wartawan Saat Dikonfirmasi Soal Anggaran BOSP Tahap I Tahun 2026 Rp 238 , Kepsek 1 Sirombu Pilih Kabur

Sebagai bentuk kepedulian agar bantuan tetap dapat disalurkan, pembangunan rumah kemudian diarahkan ke lokasi yang memiliki kejelasan status kepemilikan.

“Rumah yang sedang dibangun sekarang untuk keluarga Bapak Faduhusa Daeli berada di Desa Lolowau, Kecamatan Lahomi. Dengan adanya lokasi yang jelas, pemerintah melalui Dinas PKPLH baru dapat mengambil bagian dalam memberikan bantuan,” jelasnya.
Lebih lanjut, Elfis menegaskan bahwa pemerintah daerah sangat terbuka terhadap kritik dan masukan masyarakat, khususnya yang berkaitan dengan kondisi sosial serta kebutuhan masyarakat yang membutuhkan perhatian pemerintah. Kritik yang disampaikan secara konstruktif justru menjadi bahan evaluasi penting bagi pemerintah untuk menyisir persoalan di lapangan yang belum terjangkau secara optimal.

Baca juga: Terseret Nama Bupati Nias Barat dalam Kasus RS Pratama Nias? Ini Fakta dalam Dokumen Dakwaan.

“Pemerintah, dalam hal ini Dinas PKPLH, sangat mengharapkan kerja sama dari semua pihak untuk memberikan masukan dan kritik yang bersifat membangun. 

mmKami tidak alergi terhadap kritikan, tetapi tetap mengedepankan asas praduga tak bersalah,” tegasnya.
Dengan adanya bantuan ini, keluarga Faduhusa Daeli diharapkan dapat segera memiliki hunian yang aman, sehat, dan layak. Langkah ini sekaligus menjadi bukti komitmen Bupati Nias Barat beserta jajarannya bahwa kehadiran pemerintah di tengah masyarakat bukan sekadar kebijakan di atas kertas, melainkan aksi nyata yang langsung menyentuh kehidupan warga.

Editor : Redaksi

Peristiwa
Berita Terpopuler
Berita Terbaru