Bangkalan, bnewsnasional.id – Warga Desa Kamal, Kampung Kejawan RW 01 mengeluhkan kinerja kader Posyandu yang dinilai belum maksimal dalam melakukan pendataan penerima manfaat B3, khususnya bagi ibu hamil (bumil), ibu menyusui (busui), dan balita.
Sejumlah warga menyebut masih ada keluarga yang seharusnya berhak menerima manfaat, namun belum masuk dalam daftar penerima. Salah satu warga yang merasa memenuhi kriteria penerima bantuan menilai proses pendataan yang dilakukan belum berjalan secara objektif dan akuntabel.
Baca juga: Dukung Pemerintah Tangani Stunting, Polwan Polres Mojokerto Bantu Sukseskan Posyandu.
“Seharusnya semua warga yang memenuhi syarat bisa terdata dengan baik. Tapi kenyataannya masih ada yang terlewat,” ujarnya.
Menanggapi hal tersebut, pihak keluarga penerima manfaat yang belum terdata kemudian melakukan klarifikasi langsung kepada SPPG Kamal 03. Dari hasil komunikasi tersebut, pihak SPPG membenarkan bahwa selama ini pendataan dilakukan melalui kerja sama dengan kader Posyandu setempat.
Namun demikian, pihak SPPG Kamal 03 juga menyayangkan masih adanya warga yang seharusnya menerima manfaat tetapi belum masuk dalam pendataan.
Sebagai bentuk tanggung jawab, pihak SPPG Kamal 03 berjanji akan turun langsung ke lapangan bersama kader Posyandu untuk melakukan pendataan ulang.
“Kami akan mendatangi rumah warga yang belum terdata agar tidak ada lagi penerima manfaat yang terlewat,” ungkap perwakilan SPPG.
Tak hanya itu, pihak SPPG Kamal 03 juga menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat atas adanya kelalaian dalam proses pendataan oleh kader Posyandu yang mengakibatkan masih adanya penerima manfaat yang belum tercatat.
Langkah jemput bola ini diharapkan dapat memastikan program B3 benar-benar tepat sasaran serta menjangkau seluruh ibu hamil, ibu menyusui, dan balita yang membutuhkan di Kampung Kejawan RW 01.(Team/Red)
Editor : Redaksi