Nias Barat, bnewsnasional.id- Bupati Nias Barat, Eliyunus Waruwu, S.Pt., M.Si., menanggapi hasil penilaian pelayanan publik dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN-RB) yang memberikan nilai D kepada Pemerintah Kabupaten Nias Barat. Ia menyebut penilaian tersebut bukanlah kegagalan, melainkan harus dijadikan cambuk untuk meningkatkan kinerja aparatur dan kualitas pelayanan publik.
Pernyataan tersebut disampaikan Bupati Eliyunus Waruwu saat bertindak sebagai pembina pada Upacara Pengibaran Bendera Merah Putih di Halaman Kantor Bupati Nias Barat, Lahomi, Senin (26/01/2026).
Baca juga: Keluhan Warga DPRD Mata Melihat,Bupati Kuping Mendengar.
Dalam amanatnya, Bupati menegaskan bahwa setiap penilaian merupakan bagian dari proses evaluasi yang bertujuan mendorong perbaikan kinerja aparatur secara berkelanjutan.
“Penilaian yang dilakukan bukanlah suatu kegagalan. Tetapi saya minta kepada kita semua agar menjadikannya sebagai cambuk dalam peningkatan kinerja,” ujar Eliyunus.
Hasil penilaian pelayanan publik dengan nilai D tersebut sebelumnya ramai diperbincangkan di ruang publik dan media sosial. Sorotan publik semakin menguat karena dalam waktu yang relatif berdekatan, Pemerintah Kabupaten Nias Barat juga menerima penghargaan (award) dari Majalah One Megazine dalam kategori layanan publik dan keterlibatan sosial.
Perbedaan mencolok antara hasil evaluasi resmi KemenPAN-RB dan penghargaan dari sebuah media memunculkan pertanyaan di tengah masyarakat mengenai indikator, metodologi, serta kredibilitas penilaian yang digunakan dalam pemberian award tersebut.
Sejumlah kalangan menilai, penghargaan yang tidak berbasis pada indikator resmi pemerintah berpotensi menciptakan persepsi yang tidak sejalan dengan kondisi pelayanan publik di lapangan, sekaligus mengaburkan persoalan mendasar yang seharusnya menjadi fokus pembenahan.
Namun, dalam pernyataan Bupati yang dipublikasikan melalui akun Facebook resmi Pemerintah Kabupaten Nias Barat, tidak terdapat penjelasan maupun klarifikasi terkait penghargaan dari Majalah One Megazine yang sebelumnya ramai disorot publik. Unggahan tersebut hanya memuat tanggapan Bupati terhadap hasil penilaian KemenPAN-RB serta ajakan kepada ASN untuk meningkatkan kinerja.
Ketiadaan penjelasan mengenai penghargaan tersebut memunculkan beragam tafsir di tengah masyarakat. Sebagian publik mempertanyakan alasan tidak disinggungnya award tersebut, sementara perbedaan antara hasil evaluasi resmi pemerintah pusat dan penghargaan dari media masih menjadi perbincangan terbuka.
Hingga berita ini diturunkan, belum terdapat keterangan resmi dari Pemerintah Kabupaten Nias Barat terkait dasar penilaian, proses, maupun relevansi penghargaan dari Majalah One Megazine dalam kaitannya dengan kondisi pelayanan publik daerah.
Pada kesempatan yang sama, Bupati Eliyunus Waruwu juga menghimbau seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN), khususnya Pegawai Negeri Sipil (PNS), agar segera melakukan pemutakhiran data pada Sistem MyASN. Langkah ini dinilai penting untuk mendukung manajemen talenta serta perencanaan pengembangan sumber daya manusia aparatur secara lebih terarah dan akurat.
Upacara pengibaran bendera tersebut turut dihadiri oleh Penjabat Sekretaris Daerah, para Asisten, pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), serta seluruh ASN di lingkungan Pemerintah Kabupaten Nias Barat.
Editor : Redaksi