Gunungsitoli, bnewsnasional.id -Gelar akademik Magister Sains (M.Si.) yang selama ini gunakan Eliyunus Waruwu diragukan publik. Pasalnya, riwayat pendidikan Strata 2 (S2) tersebut tidak terdaftar dalam pangkalan data pendidikan tinggi (PD DIKTI) yang merupakan pusat data kemahasiswaan secara nasional.
Diketahui, gelar akademik itu telah digunakan Eliyunus Waruwu sejak menjabat Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kota Gunungsitoli pada tahun 2014 hingga saat ini dalam jabatannya sebagai Bupati Nias Barat.
Baca juga: Bupati Nias Barat Tersenyum, Anak-Anak 3T Menangis: Program MBG Terlambat, Harapan Pupus
Situs resmi PD DIKTI meriwayatkan, Eliyunus Waruwu pernah menempuh pendidikan pasca sarjana di Universitas Sumatera Utara, tetapi dikeluarkan pada tahun akademik 2019/2020. Saat ini ia tercatat masih aktif sebagai mahasiswa S2 di Universitas Methodist yang terdaftar sejak 11 September 2023. Temuan ini membuat publik ragu, darimana Eliyunus Waruwu memperoleh gelar Magister Sains yang ia sandang. Apakah ijazah yang ia peroleh asli atau palsu.
Sementara itu, penelusuran data dosen dalam website PD DIKTI, diketahui Eliyunus Waruwu menyelesaikan Strata 2 di Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) pada tahun 2014. Namun informasi ini tidak termuat dalam data kemahasiswaannya.
Humas Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah I, Syahrial Affandi yang dikonfirmasi awak media, menyebut bahwa Perguruan tinggi di bawah kementerian lain dan lembaga pemerintah non kementrian diwajibkan melaporkan data mahasiswa dimulai pada tahun ajaran 2012/2013, salah satunya adalah IPDN. Pendapat ini didasarkan pada surat edaran Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi Nomor:5478/A.P1/SE/2017
"Untuk kementrian lain dan lembaga pemerintah non kementrian wajib melaporkan data mahasiswa pada tahun akademik 2012/2013". Terang Syahrial.
Pihak LLDIKTI meminta pihak yang berkepentingan untuk mengirimkan surat, apabila ada temuan terkait informasi kemahasiswaan yang diragukan untuk memastikan keabsahan ijazah.(..)
Editor : Redaksi