Kapolda Jabar Tinjau Lokasi Bencana di Sukabumi dan Salurkan Bantuan

Reporter : Redaksi

Sukabumi l Bnewsnasional.org - Kapolda Jawa Barat, Irjen Pol. Dr. Akhmad Wiyagus, S.I.K., M.Si., M.M., melakukan peninjauan langsung ke Desa Sukamaju, Kecamatan Cikembar, Sukabumi, salah satu wilayah yang terdampak bencana longsor. Kunjungan ini bertujuan untuk melihat kondisi terkini sekaligus memberikan bantuan kepada warga terdampak.

Kapolda Jabar mendampingi Penjabat (PJ) Gubernur Jawa Barat, Bey Triadi Machmudin, S.E., M.T., dalam peninjauan tersebut. Turut hadir Wakapolda Jabar, Brigjen Pol. Wibowo, S.I.K., Kasdam III Siliwangi, Brigjen TNI Aminuddin, S.I.P., dan sejumlah pejabat dari instansi terkait.

Baca juga: Sengketa Transaksi Batik Berujung Dugaan Intimidasi di Burneh, Kedua Pihak Saling Klaim

Rombongan tiba di Sukabumi menggunakan helikopter yang mendarat di Lapangan Tembak Batalion Yonif 310. Dari sana, Kapolda langsung menuju lokasi bencana di Kampung Cihonje, RT 004/005 hingga RT 002/006. Peninjauan dimulai sekitar pukul 09.10 WIB.

Baca juga: Dugaan Suap Ratusan Juta di Kasus Sidotopo, Imam Arifin Angkat Bicara

Setelah meninjau lokasi longsor, Kapolda Jabar menuju Kantor Desa Sukamaju untuk menyerahkan bantuan sosial berupa kebutuhan sandang dan pangan kepada warga yang terdampak. Bantuan ini merupakan bagian dari upaya kepolisian untuk meringankan beban para korban bencana.

Selanjutnya, Kapolda Jabar mengadakan rapat koordinasi dengan Musyawarah Pimpinan Daerah (Muspida) Kabupaten Sukabumi. Rapat ini membahas langkah-langkah strategis dalam penanganan bencana, termasuk relokasi warga, pemulihan pascabencana, dan mitigasi ke depan.

Baca juga: Kasus Pencabulan Anak di Mojokerto Barbau Damai, Ini Pandangan Hukum Kades Ir. Purwanto NP.L VS Advokat Rikha Permatasar

Usai rapat koordinasi, Kapolda Jabar melanjutkan agenda lain di wilayah Sukabumi sekitar pukul 11.00 WIB. Kunjungan ini menunjukkan komitmen Polri dan pemerintah daerah dalam menangani dampak bencana alam serta memberikan perlindungan kepada masyarakat yang terdampak.(Red)

Editor : Redaksi

Peristiwa
Berita Terpopuler
Berita Terbaru