Bangkalan,BnewsNasional.id – Polemik terkait dugaan bau tak sedap yang disebut berasal dari Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Gili Timur, Desa Gili Timur, Kecamatan Kamal, Kabupaten Bangkalan, mendapat tanggapan dari pemilik SPPG, H Subaidi.
Subaidi menegaskan bahwa pihaknya tidak membenarkan adanya persoalan bau yang bersumber dari fasilitas SPPG yang dikelolanya. Ia meminta informasi tersebut tidak hanya disimpulkan berdasarkan dugaan, melainkan dibuktikan melalui pemeriksaan langsung di lapangan.
Baca Juga: Bukan Panitia, Bukan Pemdes: Pungutan Pedagang Rp30 Ribu di Kemah Temu Galang Diminta Diusut
“Kalau memang ada bau, kami persilakan untuk dicek langsung. Lokasinya di mana dan sumbernya dari mana harus jelas,” ujar H Subaidi.
Ia menjelaskan, kebersihan menjadi perhatian utama dalam operasional SPPG. Area dapur maupun lingkungan di sekitar fasilitas tersebut, menurutnya, terus dijaga agar tetap bersih dan tidak mengganggu masyarakat.
Bahkan, pihaknya membuka akses bagi masyarakat maupun instansi terkait yang ingin melakukan pengecekan.
“Kami terbuka untuk siapa saja yang ingin melihat kondisi SPPG. Silakan datang dan cek langsung, supaya semuanya berdasarkan fakta di lapangan,” tegasnya.
Menurut Subaidi, keberadaan SPPG semestinya memberikan manfaat bagi masyarakat melalui pelaksanaan program pemenuhan gizi. Karena itu, pihaknya berupaya memastikan aktivitas pelayanan tidak menimbulkan persoalan baru bagi lingkungan sekitar.
Ia juga menegaskan komitmennya untuk mempertahankan kebersihan serta kondisi lingkungan SPPG agar tetap sehat dan nyaman.
“Kami ingin dapur ini bersih, sehat dan lingkungan sekitarnya tetap asri. Itu yang menjadi komitmen kami,” katanya.
Baca Juga: Gerak Jalan Umum Arosbaya Besok, Camat Tegaskan Peserta Wajib Jaga Etika dan Kesopanan
Sebelumnya, informasi mengenai dugaan keluhan warga terkait bau tak sedap yang dikaitkan dengan SPPG Yayasan Laili Izzatul Faqoh di Gili Timur sempat mencuat. Dalam informasi tersebut juga muncul dorongan agar pihak berwenang melakukan pengecekan langsung untuk memastikan sumber bau.
Menanggapi hal itu, Subaidi menyatakan siap menerima pemeriksaan dari pihak terkait. Ia berharap pengecekan langsung dapat menjadi langkah untuk memastikan kondisi sebenarnya sekaligus memberikan kejelasan kepada masyarakat.
Dengan demikian, persoalan tersebut diharapkan dapat dilihat secara objektif berdasarkan kondisi faktual di lokasi, bukan semata-mata dari informasi atau dugaan yang berkembang.(Team/Red)
Editor : Redaksi