Bangkalan,BnewsNasional.id - Berita miring yang menyebut Koordinator Kecamatan (Korcam) Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Arosbaya menutup diri soal program prioritas pemerintah akhirnya memicu reaksi keras. Ketua Korcam SPPG Arosbaya, Imron Sadewo, angkat bicara dan menepis instan tudingan bahwa dirinya tidak kooperatif dalam membagikan informasi terkait dapur Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di wilayahnya.
Imron menegaskan tidak ada satu pun regulasi atau niat pribadi untuk menyembunyikan proyek strategis tersebut dari publik maupun media massa.
Baca Juga: Bukan Panitia, Bukan Pemdes: Pungutan Pedagang Rp30 Ribu di Kemah Temu Galang Diminta Diusut
"Saya tidak pernah menutup-nutupi informasi mengenai dapur di Arosbaya. Informasi ini terbuka lebar bagi siapa saja yang bertanya, asalkan masih dalam batasan kewenangan saya," cetus Imron dengan nada sanggahan yang kuat.
Membantah narasi sepihak yang telanjur beredar, Imron membeberkan fakta bahwa manajemen internal SPPG di tingkat akar rumput justru berjalan sangat dinamis dan transparan. Pengawasan dan pembaruan data operasional dapur dilakukan nyaris tanpa jeda setiap hari.
"Setiap hari kami berkoordinasi. Saya rutin berkomunikasi dengan Kanit Intel, Pak Camat, serta seluruh stakeholder di Kecamatan Arosbaya terkait perkembangan dapur-dapur ini. Jadi, sangat tidak mendasar jika koordinasi kami disebut mandek," lanjutnya.
Menariknya, Imron tidak sekadar melempar pembelaan kosong. Ia membongkar balik proses konfirmasi dari oknum jurnalis sebelum berita miring tersebut telanjur tayang. Imron mengeklaim memiliki rekam jejak digital yang solid berupa riwayat panggilan telepon dan pesan singkat yang membuktikan dirinya sangat responsif.
"Yang bersangkutan itu sempat menelepon saya, menanyakan soal dapur, dan langsung saya jawab saat itu juga. Logika dari mana kalau saya kemudian dituduh menutup-nutupi? Kalau saya abaikan WhatsApp atau sengaja tidak angkat telepon, tuduhan itu masuk akal. Faktanya, semua saya respons cepat," cecar Imron mempertanyakan dasar penilaian sepihak tersebut.
Imron kembali melempar garansi bahwa pintu komunikasi di bawah komandonya akan selalu terbuka bagi pihak-pihak yang ingin melakukan konfirmasi secara sehat, berimbang, dan tidak tendensius.
Baca Juga: Gerak Jalan Umum Arosbaya Besok, Camat Tegaskan Peserta Wajib Jaga Etika dan Kesopanan
"Silakan datang dan komunikasikan dengan baik jika ada hal yang belum jelas mengenai dapur SPPG. Saya siap memberikan data sesuai porsi kewenangan saya," pungkasnya.
Pernyataan resmi ini sekaligus menjadi Hak Jawab mutlak bagi Imron Sadewo guna meluruskan opini publik yang sempat tergiring. Sesuai amanat Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers, produk jurnalistik ke depan dituntut untuk bergerak lebih proporsional, objektif, dan mengedepankan asas keberimbangan (cover both sides) sebelum dilempar ke ruang publik.(HNF)
Editor : Redaksi