Surabaya, bnewsnasional.id – Suasana khidmat sekaligus penuh kebanggaan menyelimuti Lantai 1 Kaza Mall, Surabaya, pada Rabu 24/06/26. SMK Triyasa Surabaya sukses menggelar agenda tahunan bertajuk "Ajang Kreasi dan Purna Siswa SMK Triyasa Surabaya Tahun Pelajaran 2025/2026". Acara ini menjadi momentum sakral penyerahan kembali para siswa kelas 12 kepada orang tua setelah menempuh pendidikan selama tiga tahun.
Acara yang berlokasi di Jalan Kapas Krampung No. 45, Tambakrejo, Kecamatan Simokerto ini dihadiri oleh ratusan hadirin yang terdiri dari jajaran pengurus sekolah, guru, wali murid, serta para wisudawan-wisudawati.
Baca Juga: Dirut BPJS Kesehatan Ingatkan 96 Dokter Spesialis Baru Jaga Mutu Layanan
Dalam sambutannya, kepala sekolah memaparkan capaian luar biasa yang berhasil diraih oleh institusi pendidikan kejuruan tersebut. Dari total 65 siswa yang dinyatakan lulus pada tahun ajaran ini, setengahnya dilaporkan sudah langsung memasuki dunia kerja.
"Alhamdulillah berdasarkan laporan dari Bursa Kerja Khusus (BKK) yang dijalankan oleh Pak Guntur, dari 65 siswa yang sudah dinyatakan lulus di SMK Triyasa tahun ajaran 2025-2026, sudah sekitar lebih dari 50 persen terserap oleh dunia industri," ungkap perwakilan sekolah disambut tepuk tangan riuh dari para hadirin.
Kepala sekolah juga menyampaikan permohonan maaf karena beberapa siswa tidak dapat hadir secara lengkap dalam prosesi wisuda. Hal tersebut dikarenakan para siswa yang bersangkutan sudah langsung terikat kontrak kerja resmi dan tidak mendapatkan izin dari perusahaan tempat mereka bekerja. Melalui program BKK, sekolah menegaskan akan terus senantiasa berkoordinasi dengan para alumni untuk penyaluran tenaga kerja ke depannya.
Di hadapan para wali murid, kepala sekolah mengenang kembali momen tiga tahun lalu saat para orang tua memercayakan anak-anak mereka untuk dididik, dibina, dan diajarkan budi pekerti yang luhur di SMK Triyasa.
"Hari ini, tepat tanggal 24 Juni 26 di Kaza Mall, menjadi simbol kami kembalikan seutuhnya dan seluruhnya beban yang selama 3 tahun kami pikul, kami kembalikan kepada panjenengan. Jika dalam proses pendidikan selama 3 tahun ini ada hal-hal yang kurang berkenan, kami memohon maaf sebesar-besarnya. Tiga tahun lalu anak-anak datang membawa mimpi, hari ini kami mengembalikan mereka dengan membawa bekal ilmu, keterampilan, keahlian, dan karakter yang matang," jelasnya penuh haru.
Kepala sekolah menaruh harapan besar agar ilmu dan penanaman karakter yang telah diberikan dapat menjadi modal utama bagi para alumni baru untuk melangkah ke jenjang berikutnya. "Harapan kami, mereka akan menjadi lentera kebanggaan bagi keluarga masing-masing kelak," tambahnya.
Selain memaparkan program kelulusan, pihak sekolah Pak Guntur juga memberikan transparansi mengenai program bantuan pendidikan (seperti beasiswa/bantuan finansial) senilai Rp1.800.000. Dijelaskan bahwa untuk periode tahun ini, alokasi bantuan tersebut dikhususkan bagi siswa-siswi yang duduk di bangku kelas 10 dan kelas 11 guna menunjang keberlanjutan operasional belajar mereka.
Suasana panggung menjadi semakin hangat saat pihak sekolah memanggil sejumlah nama siswa perwakilan untuk menerima bantuan tersebut secara langsung. Penyerahan bantuan pendidikan ini diserahkan secara simbolis oleh Bapak Imam, diiringi dengan sesi dokumentasi foto bersama di atas panggung.
Beberapa siswa yang dipanggil ke atas panggung antara lain:
* Okta Vino Dafa Pahrezi
Baca Juga: Polrestabes Surabaya Amankan 45 Tersangka dari Pengembangan Penyidikan Kasus Siber Internasional
* Febri Trini Jayati
* Ahmad Fahri
* Ananda Wahyu Sidiq Ibrahim
* Muhammad Roihan
* Duta Ramadani Kurniawan
* Ahmad Tong Faitullah
Baca Juga: Jejak Dana Rp34 Miliar Pelabuhan Socah Masih Misterius, Publik Desak Pengungkapan Menyeluruh
* Damar Agi Nugroho
* Frizky
* Muhammad Rizky Maulana
* Lailatul Qomariyah
Sesuai dengan tema besar yang diusung, "Teruskan belajar dan berkarya demi Agama, Bangsa dan Negara", acara ini juga dimeriahkan oleh unjuk bakat siswa dalam sesi "Ajang Kreasi,"perwakilan siswa tampak dengan percaya diri tampil di atas panggung menunjukkan potensi non-akademik mereka di hadapan para undangan.
Pihak kepala sekolah berpesan agar para lulusan tidak pernah takut menghadapi masa depan di era yang serba cepat ini, serta tetap menjaga kejujuran dan ketangguhan baik di dunia kerja maupun di perguruan tinggi. Acara yang berjalan dengan tertib dan lancar ini ditutup dengan sesi doa, foto bersama, serta pemberian ucapan selamat dari para guru kepada para alumni baru.(Red)
Editor : Redaksi