Belum Genap Sepekan Diperbaiki, Jalan Nasional di Utara Jembatan Bancaran Sudah Retak

avatar Hanif

Bangkalan,bnewsnasional.id – Kualitas pekerjaan perbaikan jalan nasional di utara Jembatan Bancaran, Kabupaten Bangkalan, kembali menjadi sorotan warga. Pasalnya, jalan yang baru saja diperbaiki tersebut diduga dikerjakan asal jadi. Buktinya, belum genap satu minggu setelah pengerjaan, permukaan aspal sudah retak dan mulai pecah.

Dari pantauan di lokasi, terlihat bagian aspal di tepi jalan mengalami retakan cukup jelas dan mulai mengelupas. Kondisi ini menimbulkan pertanyaan masyarakat terkait kualitas material maupun proses pengerjaan proyek tersebut.

Baca Juga: Aksi Nekat! Rombongan Pemotor Tanpa Helm Terobos Jalur Mobil Tol Suramadu

Sejumlah warga mengaku kecewa dengan kondisi jalan yang dinilai tidak bertahan lama. Mereka menyebut kerusakan sudah terlihat hanya beberapa hari setelah pekerjaan selesai.

“Baru beberapa hari selesai diperbaiki, tapi sudah retak seperti ini. Kalau begini caranya, jelas masyarakat yang dirugikan,” ujar salah satu warga di sekitar lokasi.

Baca Juga: Gandeng Instansi Samping Polres Tanjung Perak Gelar Simulasi Kebakaran di Jembatan Suramadu

Menurut warga, jalan tersebut merupakan jalur nasional yang setiap hari dilalui kendaraan dalam jumlah besar. Kerusakan yang terjadi dalam waktu sangat singkat memunculkan dugaan bahwa pekerjaan dilakukan tanpa memperhatikan kualitas dan standar teknis yang semestinya.

Warga pun mendesak instansi terkait untuk turun tangan melakukan evaluasi terhadap proyek tersebut. Mereka meminta pihak berwenang menelusuri apakah pengerjaan dilakukan sesuai spesifikasi atau justru terkesan asal jadi.

Baca Juga: Proyek Jembatan di Bondowoso Sebabkan Kemacetan Parah, Pengendara Mengeluh

“Ini jalan nasional, bukan jalan kecil. Masa baru seminggu sudah jebol. Harus ada evaluasi dan tanggung jawab dari pihak pelaksana,” tegas warga lainnya.

Masyarakat berharap pihak terkait segera melakukan pemeriksaan lapangan dan memperbaiki kerusakan yang ada agar tidak semakin meluas serta membahayakan pengguna jalan. Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak pelaksana proyek maupun instansi terkait mengenai kerusakan jalan tersebut.(Team/Red)

Berita Terbaru