FKUB Gunungsitoli

"Ketua FKUB Kota Gunungsitoli Pdt. Tuhoni Telaumbanua, Ph.D, Jaga Persaudaraan, Wujudkan Kerukunan!" 

avatar YUNIANTO

Gunungsitoli,bnewsNasional.id -FKUB Kota Gunungsitoli mengambil langkah tegas menanggapi dinamika sosial yang terjadi di Kota Gunungsitoli! Dalam pertemuan yang dihadiri oleh pengurus FKUB, perwakilan Pemerintah Kota Gunungsitoli, dan Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Gunungsitoli, FKUB mengimbau masyarakat untuk tidak terprovokasi oleh isu-isu SARA dan menjaga persaudaraan yang telah lama terbangun.

Pdt. Tuhoni Telaumbanua, Ph.D, Ketua FKUB Kota Gunungsitoli, menekankan pentingnya menjaga nilai Fatalifusota (persaudaraan) yang menjadi kearifan lokal masyarakat Nias. "Kita harus terus menjaga dan menghidupi nilai ini dalam kehidupan sehari-hari, sebagai fondasi kerukunan dan perdamaian di Kota Gunungsitoli," ujarnya.

FKUB juga mengajak masyarakat untuk menyampaikan pendapat dengan cara yang santun dan sesuai dengan peraturan yang berlaku. "Segala bentuk ujaran kebencian, penghinaan, dan provokasi tidak dapat dibenarkan. Jika ada dugaan pelanggaran hukum, serahkan kepada aparat penegak hukum," tambah Pdt. Tuhoni.

FKUB Kota Gunungsitoli menegaskan bahwa Kota Gunungsitoli adalah ruang hidup bersama yang harmonis bagi Ono Niha maupun pendatang. "Dengan kedewasaan budaya dan iman, kita dapat menyelesaikan persoalan secara bermartabat, damai, dan sesuai dengan hukum yang berlaku," pungkasnya. 

Masyarakat Kota Gunungsitoli diharapkan dapat menjadi agen perdamaian dan kerukunan, serta menjaga Kota Gunungsitoli sebagai rumah bersama yang aman dan harmonis bagi semua. FKUB Kota Gunungsitoli siap mendukung upaya-upaya ini dan mengajak semua pihak untuk bersama-sama menjaga kerukunan dan perdamaian.

Dengan semangat Fatalifusota, kita dapat membangun Kota Gunungsitoli yang lebih baik, lebih harmonis, dan lebih sejahtera bagi semua warga. Mari kita jaga persaudaraan dan kerukunan kita, demi masa depan Kota Gunungsitoli yang lebih Hebat.

Berita Terbaru