Oknum Polda Jatim Diduga Terima Upeti dari Penambang Ilegal di Madura.

avatar Redaksi

Bangkalan, bnewsnasional.id - Jawa Timur. Oknum Polda Jatim Diduga Terima Upeti dari Penambang Ilegal di Kabupaten Bangkalan- Madura. Tambang galian C ilegal di Desa Parseh, Sukolilo, Sepuluh, Tanjung Bumi dan sebagian yang masuk didalam wilayah Kabupaten Bangkalan. 

Izin Usaha Pertambangan Operasi Produksi (IUP OP). Penambangan tanpa IUP OP. Hingga kini, beberapa penambang galian c masih beroperasional. Kondisi itu tidak lepas dari adanya pihak-pihak yang diduga membeakingi kegiatan usaha penambangan galian c tanpa IUP OP tersebut. 

Baca Juga: Dugaan Pungli Dana Desa, Oknum Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Probolinggo Disorot

Investigasi Media Wartapres.con pada oknum Polisi yang berdinas di Polda Jawa Timur (Jatim) diduga turut jadi beaking. 

Baca Juga: Pamekasan Geger! Oknum Polisi Diduga Jadi 'Beking' Pesta Ineks Anggota Dewan, Intervensi Pers Demi Amankan Skandal

"Dia diduga meminta uang atensi kepada penambang di wilayah tersebut. Diantaranya kepada penambang di Parseh, Sukolilo, Sepuluh, Tanjung Bumi, yang masuk wilayah Kabupaten Bangkalan," jelasnya kepada awak media.

Disebutkan olehnya, oknum Polisi diduga juga meminta uang atensi kepada para penambang di wilayah Kabupaten yang lain. Seperti penambang di wilayah Kecamatan Jrengik, Gunung Maddeh, Ketapang, dan Banyuates. 

Baca Juga: Aroma Illegal Logging di Lahan Sengketa Bondowoso, Oknum Aparat Diduga Jadi Perisai Penebangan Kayu Jati PT ARFAM

"Penambang di Pamekasan juga diduga diminta atensi. Itu bukan rahasia bagi para penambang disana. Penambang yang dimintai atensi di Rangperang, Palengaan. Dan di Kabupaten Sumenep, penambang di Batuan dan Saronggih," jelasnya.(Team/Red)

Berita Terbaru