Surabaya l bnewsnasional.id - Suasana berbeda terlihat di sejumlah titik jalan protokol Kota Surabaya. Ratusan pemuda yang tergabung dalam komunitas Arek Suroboyo Bergerak (ASB) menggelar aksi damai dengan membagikan 1.000 bunga mawar kepada pengguna jalan, Sabtu, (30/08/2025)
Aksi ini sebagai simbol pesan perdamaian bahwa demonstrasi tidak harus berakhir anarkis. Ketua Umum ASB, Kak Diana, menegaskan bahwa masyarakat Surabaya harus tetap kompak menjaga kondusivitas kota.
Baca Juga: Jaga Kalam Ilahi, Siswa SD Ta’miriyah Surabaya Sukses Laksanakan Tasmi’ Tahfidzul Qur’an Juz 30
“Dalam negara demokrasi, kita menghargai hak berpendapat. Tapi kita anti pada perusuh. Tugas arek Suroboyo adalah menjaga kotanya tetap aman dan kondusif,” tegasnya.
Baca Juga: Polrestabes Surabaya Amankan Tersangka Pencurian Sandaran Kursi Besi Fasilitas Umum
Dalam kesempatan itu, ASB juga menyampaikan harapan kepada Pemerintah Kota Surabaya agar lebih dekat dengan rakyat dan responsif terhadap persoalan kecil di masyarakat. Diana menyinggung kasus tragis yang menimpa Rendra, seorang anak pengamen di Jagir yang meninggal tenggelam setelah diduga dikejar Satpol PP.
“Kami menunggu penjelasan dan pertanggungjawaban dari aparat, termasuk perhatian langsung dari Wali Kota Surabaya,” ujarnya.
Baca Juga: Polrestabes Surabaya Bongkar Jaringan Scamming Internasional, 44 WNA Diamankan
Menurut ASB, pembangunan kota tidak hanya diukur dari fisik dan infrastruktur, melainkan juga kebersamaan, solidaritas, dan rasa kemanusiaan antarwarga. Dengan aksi ini, mereka ingin menegaskan bahwa Surabaya harus menjadi kota yang kondusif, humanis, dan berpihak pada rakyat kecil.(Team/Red)
Editor : Redaksi