Deklarasi dan Pernyataan Sikap Relawan Surabaya Dukung Presiden Jokowi

Reporter : Redaksi

Surabaya, l Bnewsnasional.org -  Pemilihan Umum tinggal hitungan hari, dan suhu Politik di Indonesia semakin memanas. Masing-masing pendukung Pasangan Calon, semakin gencar melakukan kampanye. Tidak terkecuali di Kota Surabaya.

Pemilihan Umum tinggal hitungan hari, dan suhu Politik di Indonesia semakin memanas. Masing-masing pendukung Pasangan Calon, semakin gencar melakukan kampanye. Tidak terkecuali di Kota Surabaya. 

Baca juga: Satgas Pangan Polrestabes Surabaya Sidak Pasar, Stok dan Harga Beras Terpantau Aman

Menyikapi keadaan dan suhu politik yang kian memanas tersebut, tentunya sangat membuat khawatir beberapa pihak. Kekhawatiran akan ancaman perpecahan antar saudara sendiri tersebut, menggerakkan Kelompok Relawan Penyelamat Demokrasi Surabaya untuk menyatakan sikap.

Sebanyak sekitar 50 orang, yang tergabung dalam Kelompok Relawan Demokrasi Surabaya, menggelar aksi damai "Deklarasi dan Pernyataan Sikap Relawan Demokrasi Surabaya", di Taman Surabaya, Bulak, Minggu (14/2) siang.

Dalam aksi dan Deklarasi tersebut, para relawan menyatakan. Bahwa Kebebasan berpendapat harus dijunjung tinggi sebagai amanat konstitusi. Termasuk pilihan politik yang beragam.

Baca juga: BPJS Kesehatan Bangun Standar Customer Excellence melalui CX126

Selain itu para relawan juga menegaskan, jika Presiden dan Wakil Presiden serta Menteri juga mempunyai hak untuk mendukung salah satu Paslon dan berkampanye. Karena Hal tersebut telah diatur dalam Undang-undang Pasal 299 Ayat 1

"Kami mendukung sikap bapak Presiden, untuk menentukan arah kebijakan. Serta sangat mengharapkan kehadiran bapak Presiden, dalam rangka berkampanye di Kota Surabaya sebagai wujud menyelamatkan Demokrasi di Indonesia." ujar salah satu peserta Aksi.

"Kami kelompok Relawan penyelamat Demokrasi Surabaya, berada di garis terdepan untuk membela kehormatan Presiden RI Bapak Joko Widodo." tegasnya.

Baca juga: Polres Bojonegoro Tegaskan Penangkapan Tegar di Kenjeran Berawal dari Pengembangan Perkara dan Administrasi Penyidikan

Res

Editor : Redaksi

Peristiwa
Berita Terpopuler
Berita Terbaru