Perkuat Pengawasan Dana Desa, Inspektorat Bangkalan Gelar SAPA DESA di Arosbaya dan Geger

Reporter : Hanif

Bangkalan,bnewsnasional.id - Upaya mendorong pemerintahan desa yang bersih, transparan, dan bertanggung jawab terus dilakukan Inspektorat Kabupaten Bangkalan. Melalui program Sahabat dan Pendampingan Anggaran Desa (SAPA DESA), Inspektorat turun langsung memberikan edukasi serta pendampingan kepada aparatur pemerintah desa di dua kecamatan, yakni Arosbaya dan Geger.

Kegiatan yang dijadwalkan berlangsung pada 2–6 November 2026 ini menjadi bagian dari langkah penguatan pengawasan terhadap tata kelola keuangan desa. Fokus utamanya adalah meningkatkan pemahaman aparatur desa agar setiap tahapan pengelolaan anggaran berjalan sesuai regulasi dan dapat dipertanggungjawabkan.

Baca juga: Sengketa Lahan Percaton Pemdes Buduran Bangkalan Layangkan Somasi ke Toko Basmalah

Mengangkat tema “Tata Kelola Keuangan Desa, Mewujudkan Desa yang Akuntabel dan Berintegritas”, kegiatan tersebut menekankan pentingnya keterbukaan, ketertiban administrasi, serta integritas dalam penggunaan anggaran desa.

Tak hanya memberikan pemahaman terkait regulasi, Inspektorat Bangkalan juga mengenalkan fasilitas Whistleblowing System (WBS) sebagai saluran informasi dan pengaduan masyarakat. Melalui fasilitas ini, masyarakat diharapkan memiliki akses untuk menyampaikan laporan apabila menemukan indikasi penyimpangan dalam pengelolaan keuangan desa.

Camat Arosbaya, Dedeng Suprapto, menyampaikan bahwa program tersebut merupakan kesempatan penting bagi pemerintah desa untuk memperkuat pemahaman terhadap aturan pengelolaan anggaran.

Menurutnya, aparatur desa harus semakin cermat dalam menjalankan tugas, mulai dari proses perencanaan, pelaksanaan hingga penyusunan laporan pertanggungjawaban.

"Kami menyambut baik kegiatan SAPA DESA ini. Harapannya, seluruh pemerintah desa semakin memahami ketentuan yang berlaku sehingga pengelolaan keuangan desa bisa berjalan tertib, transparan, dan tidak menimbulkan persoalan di kemudian hari," ungkapnya.

Sementara itu, Camat Geger, Drs. Ronny Sofiandri, M.Si., berharap kegiatan tersebut mampu memberikan dampak positif terhadap kualitas penyelenggaraan pemerintahan desa.

Baca juga: CAMAT AROSBAYA TURUN KE LOKASI BANJIR NGANLAOK, KELUHAN WARGA SOAL SELokan BUNTU JADI PERHATIAN

Ia menilai, pemahaman terhadap aturan dan mekanisme pengelolaan anggaran menjadi hal mendasar agar program pembangunan desa dapat berjalan tepat sasaran.

"Kami berharap melalui pendampingan ini, pemerintah desa semakin memahami tanggung jawabnya dalam mengelola anggaran. Jangan hanya berorientasi pada penyerapan anggaran, tetapi juga harus memperhatikan manfaat dan pertanggungjawabannya kepada masyarakat," tuturnya.

Dukungan terhadap program tersebut juga disampaikan Ketua PKDI Kecamatan Arosbaya, Agus Mulyanto. Ia mengapresiasi langkah Inspektorat Bangkalan yang memberikan pembinaan langsung kepada pemerintah desa.

Menurut Agus, kepala desa beserta perangkatnya membutuhkan pendampingan berkelanjutan agar tidak keliru dalam menerapkan regulasi, khususnya terkait pengelolaan keuangan desa.

Baca juga: PANEN RAYA JAGUNG POKTAN MUSTIKA JAYA BALUNG, DIHADIRI MUSPIKA AROSBAYA DAN DINAS PERTANIAN

"Kami sangat mengapresiasi program SAPA DESA. Ini menjadi ruang pembelajaran bagi pemerintah desa untuk memperkuat pemahaman tentang aturan pengelolaan anggaran, mulai dari perencanaan sampai pertanggungjawaban. Kami berharap kegiatan seperti ini terus dilakukan secara berkelanjutan," tegasnya.

Program SAPA DESA diharapkan tidak berhenti sebatas kegiatan sosialisasi, tetapi mampu menjadi langkah nyata dalam membangun budaya pemerintahan desa yang terbuka dan berintegritas.

Sebab, pengelolaan keuangan desa bukan hanya persoalan administrasi dan laporan pertanggungjawaban. Di dalamnya terdapat amanah publik yang harus dijaga, sehingga setiap anggaran yang digunakan benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat.

Transparansi bukan sekadar kewajiban administratif, melainkan bentuk tanggung jawab pemerintah desa terhadap kepercayaan masyarakat. (Team/Red)

Editor : Redaksi

Peristiwa
Berita Terpopuler
Berita Terbaru