Bupati Nias Barat Eliyunus Waruwu Dorong Penguatan Pengawasan Samudra Hindia dan Infrastruktur Pesis

Bupati Nias Barat Eliyunus Waruwu Dorong Penguatan Pengawasan Samudra Hindia dan Infrastruktur Pesisir

Reporter : Redaksi

NIAS BARAT,bnewsNasional.id — Bupati Nias Barat, Eliyunus Waruwu, menyampaikan bahwa hasil audiensi dengan Wakil Menteri Pertahanan (Wamenhan) beberapa hari lalu mulai ditindaklanjuti dengan kedatangan Danlanal dari Nias Selatan ke Nias Barat.

Kedatangan Danlanal tersebut diharapkan dapat memperkuat pengawasan kawasan Samudra Hindia sekaligus mendorong percepatan pemenuhan kebutuhan infrastruktur dasar bagi masyarakat pesisir Nias Barat.

Baca juga: Warga Soroti Dugaan Pilihan Politik Dikaitkan dengan Penerimaan Bantuan Pangan

Bupati Eliyunus Waruwu menegaskan bahwa pengawasan kawasan terluar membutuhkan strategi yang komprehensif. Menurutnya, perhatian terhadap kawasan pesisir tidak boleh hanya berorientasi pada aspek pertahanan militer, tetapi juga harus menyentuh kebutuhan dasar masyarakat dan keselamatan nelayan.

Pengawasan kawasan terluar ini butuh strategi komprehensif. Bukan cuma soal pertahanan militer, tapi harus sepaket dengan urusan perut, keselamatan nelayan, dan pemenuhan infrastruktur dasar masyarakat pesisir kita,” ujar Eliyunus Waruwu.

Ia juga menyoroti persoalan blank spot sinyal di laut yang masih menjadi kendala serius bagi nelayan. Kondisi tersebut dapat menyebabkan informasi mengenai keadaan darurat terlambat diterima selama berjam-jam.

Selain itu, jarak tempuh tim rescue Basarnas dari Gunungsitoli yang dapat memakan waktu lebih dari dua jam juga menjadi perhatian pemerintah daerah.

Baca juga: PEMBAGIAN BERAS DI DESA SITOLU’EWALI DISOROT, WARGA MINTA PENYALURAN TEPAT SASARAN

“Makanya kita perlu memperkuat kehadiran pangkalan laut dan pos pengawasan untuk mengantisipasi ancaman keamanan maritim secara dini, sekaligus menjamin keselamatan para nelayan lokal saat melaut,” tegasnya.

Menurut Eliyunus, penguatan kehadiran di kawasan pesisir tidak hanya penting dalam konteks keamanan wilayah, tetapi juga sebagai bagian dari upaya memberikan perlindungan dan rasa aman kepada masyarakat yang tinggal serta beraktivitas di wilayah terluar.

Audiensi tersebut, lanjutnya, juga menjadi momentum penting untuk mendorong evaluasi ulang status Kepulauan Terluar, sehingga pemenuhan fasilitas publik bagi masyarakat di wilayah terpencil dapat dipercepat.

Baca juga: SURAT KEDUA PENGEMBALIAN INVENTARIS PENDOPO WAKIL BUPATI, PEMKAB NIAS BARAT DIMINTA SEGERA MEMBERIKAN TANGGAPAN

“Mulai dari penyediaan air bersih, penstabilan listrik di pulau-pulau terpencil, perluasan jaringan internet untuk ekonomi digital, hingga percepatan jembatan penghubung antarwilayah,” ujar Eliyunus.

Bupati Nias Barat berharap koordinasi dengan pemerintah pusat dan unsur pertahanan serta keamanan laut dapat terus diperkuat. Menurutnya, pembangunan kawasan terluar harus berjalan seiring dengan penguatan keamanan, keselamatan masyarakat, serta peningkatan konektivitas dan pelayanan dasar.

Pemerintah Kabupaten Nias Barat berkomitmen mendorong agar masyarakat pesisir dan pulau-pulau terluar tidak hanya menjadi bagian dari wilayah yang harus dijaga, tetapi juga mendapatkan perhatian pembangunan yang layak dan berkelanjutan.

Editor : Redaksi

Peristiwa
Berita Terpopuler
Berita Terbaru