Bangkalan, bnewsnasional.id – Pemerintah Kecamatan Sepulu mulai memperkuat kesiapan menghadapi ancaman kekeringan. Sebanyak empat unit tandon air berkapasitas 2.200 liter disiapkan untuk mendukung kebutuhan air bersih masyarakat di empat desa.
Bantuan sarana penampungan tersebut merupakan dukungan dari Pertamina PHE WMO dan SKK Migas. Kehadiran tandon dinilai penting sebagai fasilitas penyangga apabila pasokan air bersih mulai menipis akibat musim kemarau.
Baca juga: Seminggu Dibiarkan Menjuntai di Pasar Bunten, Kabel PLN Ancam Nyawa Pengendara
Camat Sepulu Hosun mengatakan, penyediaan tandon bukan semata-mata untuk menyimpan air, tetapi menjadi bagian dari upaya mempercepat penanganan apabila masyarakat membutuhkan bantuan air bersih.
“Yang kita siapkan ini merupakan langkah antisipasi. Kalau nanti ada bantuan air dari pemerintah, perusahaan maupun pihak lainnya, sudah tersedia tempat untuk menampung sehingga distribusinya kepada masyarakat bisa lebih mudah,” kata Hosun.
Menurut dia, kesiapan fasilitas penampungan menjadi hal penting mengingat kebutuhan air bersih biasanya meningkat ketika musim kemarau berlangsung cukup panjang.
Dengan adanya tandon di sejumlah desa, bantuan air yang datang diharapkan tidak langsung habis dalam proses distribusi, melainkan dapat ditampung terlebih dahulu sehingga pengaturan penyalurannya bisa dilakukan secara lebih terkoordinasi.
Baca juga: Polres Bangkalan Dorong Peran Warga Cegah Balap Liar, Bukan Sekadar Menjadi Penonton
Hosun juga mengapresiasi perhatian PHE WMO dan SKK Migas terhadap kebutuhan masyarakat di wilayah Kecamatan Sepulu.
“Kami menyampaikan terima kasih atas bantuan tandon ini. Semoga keberadaannya benar-benar memberikan manfaat dan bisa digunakan sebaik mungkin untuk kepentingan masyarakat,” ujarnya.
Ia berharap pemerintah desa bersama masyarakat dapat menjaga dan merawat fasilitas tersebut. Sebab, tandon air akan menjadi salah satu sarana penting ketika kondisi kekeringan mulai berdampak terhadap ketersediaan air bersih.
Baca juga: Detik-Detik Operasi Senyap Pomal dan Intel AL Stop Belasan Kendaraan Muat Rokok Ilegal di Suramadu
“Intinya kami ingin sejak awal sudah siap. Jangan sampai ketika masyarakat membutuhkan air, fasilitas penampungannya justru belum tersedia,” pungkasnya.
Penyediaan empat tandon ini sekaligus memperkuat sinergi antara pemerintah daerah, pemerintah desa, dunia usaha, dan pemangku kepentingan lainnya dalam menghadapi persoalan air bersih. Terlebih, antisipasi sejak dini dinilai lebih efektif dibandingkan menunggu kondisi kekeringan semakin parah.(HNF)
Editor : Redaksi