SMAN 1 Bangkalan Jamin Kegiatan MPLS Menyenangkan dan Bebas Perundungan

Reporter : Hanif

Bangkalan,bnewsnasional.id – Kepala Sekolah SMAN 1 Bangkalan, Drs. Jumali, M.M., menyatakan bahwa kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di wilayahnya mengusung konsep yang ramah anak dan bebas dari unsur kekerasan. Tradisi "perpeloncoan" atau kontak fisik kini telah sepenuhnya digantikan dengan aktivitas edukatif yang berfokus pada pengenalan lingkungan sekolah, guru, serta kakak kelas.

Dalam pelaksanaannya Jumali Mengatakan bahwa panitia siswa hanya bertugas sebagai fasilitator pendukung tanpa diberikan kewenangan khusus atau otoritas penuh untuk menghukum. 

Baca juga: Diduga Gelapkan Dana PIP 2022 – 2026, Ketua Yayasan SMP Ujung Baru Menunggu Panggilan Kejaksaan Negeri Bangkalan

"Sejak dulu kami sudah berkomitmen anti-bullying Saat ini program tersebut semakin diperketat dengan fokus utama pada perwujudan sekolah ramah anak,"Ujar Jumali saat dikonfirmasi awak media,Rabu(15/07/2026) 

Baca juga: Polres Bangkalan Dalami Dua Laporan Terkait Kades Pesanggrahan, Inspektorat Soroti Kelengkapan Dokumen

Jumali menjelaskan bahwa pihak sekolah telah menyiapkan posko atau tim penanganan aduan khusus di bawah pengawasan panitia dan guru.

"Jika ada laporan yang masuk, pihak sekolah akan segera melakukan verifikasi data untuk memastikan kebenaran peristiwa tersebut. Langkah awal yang diambil adalah mengidentifikasi secara objektif siapa korban yang dirundung dan siapa pelaku yang melakukan perundungan. "Jelasnya

Baca juga: Aplikasi SIKS-NG Error, Input Data Sosial di Arosbaya Mandek di Bawah 1 Persen!

Meski demikian, dengan sistem pengawasan ketat dan pembatasan peran OSIS yang diterapkan saat ini, Jumali optimistis bahwa potensi terjadinya aksi perundungan di SMAN 1 Bangkalan sangat kecil atau bahkan tidak mungkin terjadi. Pihak sekolah berharap siswa baru dapat menyerap informasi sebanyak-banyaknya tentang lingkungan belajar mereka dengan rasa aman dan bahagia."Tutupnya.(Team/Red)

Editor : Redaksi

Peristiwa
Berita Terpopuler
Berita Terbaru