Pendapatan Nias Barat Naik 45,13 Persen, Belanja Tembus Rp991 Miliar

avatar Redaksi

NIAS BARAT,bnewsNasional.id — Pendapatan daerah Kabupaten Nias Barat dalam Rancangan Perubahan APBD Tahun Anggaran 2026 diproyeksikan mengalami kenaikan signifikan sebesar 45,13 persen, dari sebelumnya Rp606,39 miliar menjadi Rp880,11 miliar.

Di sisi lain, belanja daerah juga meningkat 48,89 persen, hingga mencapai sekitar Rp991,04 miliar.

Baca Juga: Bamus DPRD Nias Barat Digelar, Posisi Pj. Sekda dalam TAPD Jadi Sorotan: DPRD Pertanyakan Legalitas Masa Jabatan?

Hal tersebut disampaikan Bupati Nias Barat Dr. Eliyunus Waruwu, S.Pt., M.Si., M.M., dalam Rapat Paripurna DPRD Nias Barat dengan agenda Penyampaian Nota Pengantar Rancangan Perubahan KUA dan PPAS Tahun Anggaran 2026, Jumat (25/9/2026).

Rapat paripurna dipimpin Ketua DPRD Nias Barat Kevin K.P. Karino, S.H. dan dihadiri 19 dari 20 anggota DPRD.

Dalam penyampaiannya, Bupati menjelaskan bahwa perubahan APBD dilakukan sebagai bentuk penyesuaian terhadap perkembangan pendapatan dan belanja daerah, kebijakan pemerintah pusat dan pemerintah provinsi, pembiayaan daerah, serta Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (SILPA) Tahun Anggaran 2025.

Baca Juga: Anak-Anak di Seberang Sungai Oyo Menanti MBG: Jangan Biarkan Mereka Hanya Mendengar Cerita

Menurut Bupati, kondisi fiskal daerah yang masih terbatas menuntut pemerintah daerah untuk menyusun dan menetapkan program berdasarkan skala prioritas serta kebutuhan masyarakat.

Bupati juga meminta seluruh kepala perangkat daerah agar serius dan fokus mengikuti setiap tahapan pembahasan Rancangan Perubahan APBD 2026 bersama DPRD.

Baca Juga: Ridwan Saleh Daeli Disorot, Konfirmasi Wartawan Soal KUA-PPAS Perubahan APBD 2026 Belum Dijawab

Ia menegaskan bahwa seluruh proses pembahasan harus berjalan efektif mengingat Perubahan APBD Tahun Anggaran 2026 ditargetkan diselesaikan paling lambat 30 September 2026.

Dengan kenaikan pendapatan dan belanja tersebut, pembahasan Perubahan APBD 2026 menjadi momentum penting untuk memastikan setiap alokasi anggaran benar-benar diarahkan pada program prioritas, pelayanan publik, serta kebutuhan pembangunan masyarakat Nias Barat.

Berita Terbaru