Diduga Dibekingi Bupati, Hiburan Malam MR Ball dan JBL Tetap Beroperasi di Bulan Ramadan

avatar Redaksi

Sumenep, BnewsNasional.id – Keberadaan tempat hiburan malam MR Ball dan JBL kembali menjadi sorotan publik. Kedua lokasi tersebut diduga tetap beroperasi selama bulan suci Ramadan, meskipun pemerintah daerah sebelumnya menegaskan adanya pembatasan aktivitas hiburan malam guna menjaga kondusivitas masyarakat.

Informasi yang dihimpun dari sejumlah warga sekitar menyebutkan, aktivitas di kedua tempat hiburan tersebut masih berlangsung seperti biasa pada malam hari. Bahkan, operasional disebut berjalan relatif aman tanpa adanya tindakan tegas dari aparat penegak peraturan daerah.

Baca Juga: Arena Judi Sabung Ayam Sedati Kembali Menggila, Warga Resah—Diduga Siap Gelar Hajatan “Big Bos” Nasional

Seorang warga yang enggan disebutkan namanya mengaku heran karena hingga kini belum ada langkah penertiban serius dari pihak berwenang.

“Kalau tempat kecil cepat ditindak, tapi ini sudah sering ramai dibicarakan tetap saja buka. Apalagi sekarang bulan puasa,” ujarnya.

Kondisi ini kemudian memunculkan spekulasi di tengah masyarakat. Beredar dugaan bahwa operasional hiburan malam tersebut mendapat perlindungan dari oknum pejabat daerah, bahkan disebut-sebut memiliki kedekatan dengan lingkar kekuasaan di pemerintahan kabupaten.

Isu yang berkembang menyebut adanya dugaan backing dari pejabat tinggi daerah sehingga tempat hiburan tersebut terkesan kebal terhadap penegakan aturan. Namun hingga berita ini diterbitkan, belum ada pernyataan resmi maupun klarifikasi dari pihak pemerintah daerah terkait tudingan tersebut.

Aktivis sosial di Sumenep menilai, apabila benar tempat hiburan malam tetap beroperasi selama Ramadan tanpa pengawasan, maka hal itu menunjukkan lemahnya penegakan regulasi.

Baca Juga: Kades di Probolinggo Diduga Jadi 'Kurir' Uang Tebusan Narkoba, Oknum Polisi Jadi Sutradara ke Polda Jatim

Menurutnya, pemerintah daerah seharusnya bersikap adil dan konsisten dalam menerapkan aturan, terlebih pada bulan Ramadan yang memiliki sensitivitas tinggi bagi masyarakat.

“Aturan jangan tajam ke bawah tapi tumpul ke atas. Kalau memang ada pelanggaran, harus ditindak tanpa pandang bulu,” tegasnya.

Sementara itu, hingga saat ini Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Sumenep belum memberikan keterangan resmi terkait pengawasan maupun tindakan terhadap dua tempat hiburan malam tersebut.

Masyarakat pun berharap pemerintah daerah segera memberikan penjelasan terbuka agar tidak muncul persepsi negatif yang dapat menurunkan kepercayaan publik terhadap penegakan hukum di daerah.

Baca Juga: APH Bungkam, Tambang Galian C Diduga Ilegal di Socah Bangkalan Bebas Beroperasi

Sejumlah tokoh masyarakat juga meminta aparat melakukan inspeksi mendadak guna memastikan kebenaran informasi yang beredar. Mereka menilai transparansi sangat diperlukan agar tidak terjadi polemik berkepanjangan di tengah suasana Ramadan.

Hingga berita ini diturunkan, pihak pengelola MR Ball dan JBL juga belum berhasil dikonfirmasi terkait dugaan tetap beroperasinya hiburan malam tersebut selama bulan suci.

Publik kini menunggu langkah konkret pemerintah daerah untuk memastikan aturan berjalan sebagaimana mestinya serta menjaga ketertiban dan nilai-nilai sosial masyarakat selama Ramadan.(Team/Red)

Berita Terbaru