Pasar Murah Bangkalan Jadi Perhatian Publik, Pemerintah Tegaskan Fokus pada Stabilitas Harga

avatar Hanif

Bangkalan, bnewsnasional.id – Pelaksanaan pasar murah yang digelar Pemerintah Kabupaten Bangkalan di kawasan depan Pendopo Agung pada Jumat (27/02/2026) mendapat perhatian dari berbagai kalangan. Program ini merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah dalam membantu masyarakat menghadapi fluktuasi harga kebutuhan pokok.

Seiring tingginya antusiasme masyarakat, muncul pula sejumlah pandangan terkait keterlibatan aparatur sipil negara (ASN) dalam kegiatan tersebut. Sebagian pihak mempertanyakan peran ASN dalam pelaksanaan pasar murah, meski di sisi lain pemerintah menegaskan bahwa keterlibatan mereka merupakan bagian dari tugas pelayanan kepada masyarakat.

Baca Juga: Kejari Bangkalan Jangan Bungkam! Kasus Dana Desa Saplasah Harus Diusut, Bukan Digantung!

Kepala Dinas Koperasi, Usaha Mikro dan Perdagangan Kabupaten Bangkalan, Moh Rasuli, menjelaskan bahwa program pasar murah murni bertujuan menjaga stabilitas harga sekaligus memastikan masyarakat tetap memiliki akses terhadap kebutuhan pokok dengan harga terjangkau.

“Kehadiran ASN dalam kegiatan ini adalah bagian dari tanggung jawab pelayanan publik, terutama dalam memastikan distribusi berjalan lancar dan tepat sasaran,” ujarnya.

Ia juga menambahkan bahwa pelaksanaan pasar murah saat ini masih difokuskan di titik-titik keramaian hanya di wilayah perkotaan.

Baca Juga: Halal Bihalal Lintas Sektor Arosbaya, Momentum Perkuat Sinergi dan Pelepasan Purna Tugas

“Lokasi dipilih di pusat aktivitas masyarakat agar manfaatnya dapat dirasakan secara langsung. Ke depan, program ini terbuka untuk terus dikembangkan sesuai kebutuhan,” jelasnya.

Sejumlah pengamat turut mendorong agar program pasar murah dapat semakin diperluas dengan melibatkan pelaku usaha lokal maupun pedagang pasar tradisional, sehingga tidak hanya membantu masyarakat dari sisi harga, tetapi juga mendorong pertumbuhan ekonomi berbasis komunitas.

Selain itu, pelaksanaan di tingkat kecamatan secara bertahap dinilai dapat menjadi opsi untuk pemerataan manfaat bagi masyarakat di seluruh wilayah Kabupaten Bangkalan.

Baca Juga: Mini Lokakarya Lintas Sektor dan Halal Bihalal di Arosbaya, Camat Tekankan Sinergi Konkret untuk Layanan Kesehatan

Dalam kegiatan tersebut, berbagai kebutuhan pokok dijual dengan harga lebih rendah dari pasaran, di antaranya telur Rp28.000, cabai Rp80.000 per kilogram, bawang merah Rp8.000 per seperempat kilogram, gula pasir Rp16.500 per kilogram, serta beras medium SPHP Rp55.000 per 5 kilogram.

Pemerintah Kabupaten Bangkalan berharap pasar murah dapat menjadi langkah konkret dalam menjaga daya beli masyarakat, terutama menjelang momen meningkatnya kebutuhan rumah tangga. Transparansi dan pelibatan berbagai pihak akan terus diperkuat guna memastikan program berjalan tepat sasaran dan berkelanjutan.(Team/Red)

Berita Terbaru