Karena Tidak Memiliki Uang, Pengamen Membacok Korban Sampai Luka Parah Hingga Masuk Penjara Di Polsek Wonocolo

avatar Redaksi

Surabaya l bnewsnasional.id - Polsek Wonocolo, Polrestabes Surabaya menggelar Konferensi Pers terkait sebuah insiden pembacokan terjadi di salah satu salon di kawasan Wonocolo, Surabaya. Pelaku seorang pengamen berinisial DC (24) warga Tambak Asri XXIV no : 49, diduga melakukan pembacokan terhadap pemilik salon leny.

Berkat respons cepat dari Polsek Wonocolo, pelaku berhasil ditangkap beberapa saat setelah kejadian. Insiden ini mengejutkan warga setempat dan menimbulkan keprihatinan terkait keamanan di tempat umum.

Kapolsek Wonocolo, M. Sholeh menjelaskan kronologi kejadian. Pelaku yang datang untuk menyemir rambut di salon tersebut tidak memiliki uang untuk membayar. Modus pelaku adalah membawa celurit dengan tujuan mengancam korban jika diminta membayar.

“Sebelumnya, pelaku datang pada hari Jumat lalu dan menanyakan harga semir rambut, yang dijawab oleh korban seharga kurang lebih 250 ribu rupiah. Karena tidak memiliki uang, pelaku berniat mengancam agar tidak diminta membayar,” jelas Kapolsek Wonocolo saat konferensi pers  Polsek Wonocolo, pada Selasa (16/7/2024).

Korban saat ini masih dirawat di rumah sakit dengan luka parah di bagian jari tangan, termasuk nadi yang terputus dan beberapa luka lainnya. Pelaku akan dijerat dengan Pasal 351 ayat 2 KUHP tentang Penganiayaan Berat dan Pasal 2 ayat 1 Undang-Undang Darurat Nomor 12 Tahun 1951 tentang Senjata Tajam pungkas," M.Sholeh, SH.,M.M.(red)

Berita Terbaru