Bangkalan, bnewsnasional.id – Pelaksanaan Pekan Raya Bangkalan di Alun-Alun Bangkalan menjadi sorotan setelah sejumlah penyewa stan mengeluhkan gangguan pasokan listrik yang terjadi berulang kali. Persoalan tersebut dinilai mengganggu aktivitas perdagangan dan berpotensi menurunkan pendapatan pelaku usaha yang ikut meramaikan kegiatan tersebut.
Keluhan itu mencuat setelah pemadaman listrik dilaporkan terjadi sejak hari pertama hingga hari kedua pelaksanaan. Kondisi tersebut membuat para pedagang kecewa karena fasilitas penerangan dan kelistrikan menjadi salah satu kebutuhan penting untuk menunjang aktivitas usaha selama acara berlangsung.
Salah seorang penyewa stan yang meminta identitasnya tidak dipublikasikan mengungkapkan, gangguan listrik yang kembali terjadi pada Minggu malam (25/10/2026) membuat dirinya dan penyewa lainnya merasa dirugikan.
Menurutnya, para pedagang telah mengeluarkan biaya untuk menyewa stan dengan harapan dapat memanfaatkan momentum Pekan Raya Bangkalan untuk meningkatkan penjualan. Namun, gangguan listrik justru menghambat pelayanan kepada pengunjung.
“Kemarin hari pertama listrik padam, sekarang kembali padam. Kami sebagai penyewa stan tentu kecewa karena kondisi ini sangat mengganggu aktivitas berjualan,” ungkapnya.
Ia menjelaskan, kondisi lokasi yang minim penerangan dapat memengaruhi kenyamanan pengunjung. Masyarakat yang datang untuk menikmati kuliner maupun melihat produk UMKM berpotensi mengurangi aktivitas belanja apabila situasi di area stan tidak mendukung.
Baca juga: PROGRES PEMBANGUNAN KAMPUNG NELAYAN MERAH PUTIH DESA TENGKET CAPAI 32 PERSEN
“Kalau listrik padam, pengunjung juga terganggu. Kami berharap panitia segera mencari solusi karena dampaknya langsung kami rasakan sebagai pedagang,” tambahnya.
Pekan Raya Bangkalan yang diharapkan menjadi ruang promosi bagi pelaku usaha lokal semestinya didukung dengan kesiapan teknis dan fasilitas yang memadai. Pasokan listrik menjadi salah satu unsur penting agar kegiatan perdagangan dan pelayanan kepada pengunjung dapat berjalan lancar.
Berulangnya gangguan tersebut pun memunculkan harapan agar panitia segera melakukan evaluasi terhadap sistem kelistrikan di lokasi kegiatan. Selain memastikan kejadian serupa tidak kembali terulang, penyewa stan juga berharap ada penjelasan mengenai penyebab pemadaman serta langkah konkret untuk mengatasi persoalan tersebut.
Baca juga: Napak Tilas Sejarah Bangkalan, Bupati Ziarah ke Makam Leluhur di Arosbaya
Hingga berita ini disusun, belum terdapat keterangan resmi dari pihak panitia mengenai penyebab gangguan listrik, langkah penanganan, maupun kemungkinan penyelesaian atas keluhan para penyewa stan.
Para pelaku usaha berharap persoalan ini segera mendapat perhatian serius agar pelaksanaan Pekan Raya Bangkalan tetap berjalan kondusif dan tujuan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat dapat tercapai.(Team/Red)
Editor : Redaksi