Bangkalan, bnewsnasional.id — Pendamping Program Keluarga Harapan (PKH) Kecamatan Sepulu, Kabupaten Bangkalan, mengambil peran aktif dalam mengawal pelaksanaan Program Pemberdayaan Sosial Ekonomi (PPSE) PKH Kementerian Sosial RI Tahun 2026. Sebanyak 16 ekor kambing disalurkan kepada Keluarga Penerima Manfaat (KPM) pada Senin (26/10/2026), sebagai upaya memperkuat kemandirian ekonomi keluarga.
Pendampingan dilakukan sejak tahap awal hingga proses pembelian ternak. Pendamping PKH Kecamatan Sepulu terlibat dalam pengusulan calon penerima manfaat, asesmen kebutuhan, proses pencairan, hingga mendampingi KPM saat memilih dan membeli kambing secara langsung di lokasi penjual.
Baca juga: Wali Murid MIN 1 Bangkalan Tolak MBG, Keluhkan Menu Berulang dan Porsi Dinilai Minim
Langkah tersebut menjadi bagian penting untuk memastikan pelaksanaan program berjalan melalui tahapan yang telah ditentukan. Selain menerima bantuan, KPM juga diharapkan memiliki kesiapan dalam memanfaatkan ternak sebagai modal usaha produktif.
Penyaluran bantuan berlangsung di Kantor Kecamatan Sepulu mulai pukul 07.00 WIB. Melalui program ini, bantuan sosial tidak hanya diarahkan untuk membantu memenuhi kebutuhan keluarga, tetapi juga membuka peluang bagi penerima manfaat untuk membangun sumber penghasilan secara berkelanjutan.
Bantuan kambing tersebut diharapkan dapat dikembangkan melalui pemeliharaan yang baik, sehingga berpotensi memberikan nilai tambah ekonomi bagi keluarga penerima. Dengan pengelolaan yang tepat, usaha peternakan dapat menjadi salah satu alternatif untuk memperkuat pendapatan rumah tangga.
Camat Sepulu, Hosun, menyambut baik pelaksanaan program pemberdayaan sosial ekonomi tersebut. Ia berharap para penerima manfaat mampu menjaga dan mengembangkan bantuan yang telah diterima.
Baca juga: Camat Kamal Tegaskan Tak Pernah Cawe-cawe Program MBG, Tudingan Intervensi Dinilai Tak Berdasar
“Kami berharap bantuan ini dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya oleh KPM. Kambing yang diterima hendaknya dipelihara dengan baik dan dikembangkan sebagai usaha produktif, sehingga ke depan bisa membantu meningkatkan pendapatan keluarga,” ujar Hosun.
Menurutnya, keberhasilan program pemberdayaan tidak hanya dilihat dari penyaluran bantuan, tetapi juga dari bagaimana bantuan tersebut memberikan manfaat nyata bagi penerima dalam jangka panjang.
“Harapan kami, bantuan ini menjadi langkah awal bagi KPM untuk semakin mandiri secara ekonomi. Jika dikelola dengan baik, usaha peternakan ini diharapkan bisa berkembang dan membantu mengurangi ketergantungan terhadap bantuan sosial secara bertahap,” tambahnya.
Di sisi lain, keterlibatan Pendamping PKH Kecamatan Sepulu dalam setiap tahapan pelaksanaan menjadi bagian dari upaya mendukung pemanfaatan bantuan secara optimal. Pendampingan saat pembelian ternak juga memberikan kesempatan kepada KPM untuk terlibat langsung dalam memilih hewan yang akan dipelihara.
Melalui program PPSE PKH Kemensos RI Tahun 2026, penyaluran 16 ekor kambing ini diharapkan menjadi awal tumbuhnya usaha produktif bagi keluarga penerima manfaat di Kecamatan Sepulu.
Program tersebut sekaligus memperkuat upaya pemberdayaan masyarakat, dengan mendorong KPM agar tidak hanya menerima bantuan, tetapi juga mampu mengembangkan potensi ekonomi keluarga menuju kehidupan yang lebih mandiri dan sejahtera.(Team/Red)
Editor : Redaksi