BRI Arosbaya Disorot, Aba Rendi: Jangan Cuma Ambil Keuntungan, Saat Warga Butuh Dukungan Malah Diam

Reporter : Hanif

Bangkalan,BnewsNasional.id – Sikap Bank BRI Cabang Arosbaya dalam mendukung kegiatan masyarakat kembali menjadi sorotan. Kali ini, kritik datang dari Aba Rendi, Pembina Gramuda Arosbaya, yang mempertanyakan kepedulian pihak perbankan terhadap kegiatan masyarakat, khususnya momentum HUT RI ke-81 Kemerdekaan.

Aba Rendi mengaku kecewa apabila informasi bahwa BRI Cabang Arosbaya tidak memberikan kontribusi dalam rangkaian kegiatan HUT Kecamatan Arosbaya tersebut benar adanya.

Baca juga: Gebyar HUT RI ke-81, Pentas Seni Tenggumung Baru Mulya Surabaya Hipnotis Ratusan Warga Hingga Dini Hari

“Kami selaku warga Arosbaya sangat kecewa dengan pihak Bank BRI Cabang Arosbaya. Seharusnya berkontribusi hanya satu kali dalam setahun, namun malah tidak ada kepedulian,” tegas Aba Rendi.

Menurutnya, masyarakat tidak meminta kontribusi setiap saat. Namun, ketika ada kegiatan besar yang menjadi kebutuhan hiburan dan ruang berkumpul masyarakat, perusahaan yang menjalankan aktivitas ekonomi di wilayah tersebut dinilai selayaknya ikut menunjukkan kepedulian.

“Kami paham panitia HUT kecamatan tidak punya pendanaan untuk kegiatan semacam HUT karena memang tidak bisa dianggarkan oleh instansi. Tetapi ini merupakan permintaan masyarakat Arosbaya yang setiap Agustus ingin selalu ada acara hiburan dan keramaian,” ujarnya.

Ia menilai pengusaha maupun BUMN yang memperoleh keuntungan dari aktivitas ekonomi masyarakat seharusnya tidak hanya hadir ketika ada kepentingan bisnis.

“Pengusaha dan BUMN penghasil seperti perbankan harus tahu diri dan ikut mensupport kegiatan tersebut. Jangan hanya mengambil keuntungan dari warga Arosbaya, tetapi juga harus peduli terhadap kemajuan UMKM Arosbaya melalui kegiatan keramaian seperti acara HUT,” tandasnya.

Baca juga: 64 Jurnalis Adu Strategi di Turnamen Domino Kemerdekaan 2026

Aba Rendi bahkan mempertanyakan ketimpangan antara hubungan bank dengan nasabah dan kepedulian terhadap masyarakat sekitar.

“Lelang rumah dan tanah saja banyak dipampang jika nasabah tidak bayar. Giliran ditanya kontribusi untuk warga, malah tidak tahu-menahu. Ini yang kami pertanyakan,” katanya.

Menurutnya, kegiatan seperti HUT Kecamatan bukan hanya menjadi hiburan bagi masyarakat, tetapi juga memiliki dampak ekonomi. Ketika keramaian digelar, pedagang kecil, pelaku UMKM, jasa parkir dan sektor ekonomi masyarakat lainnya ikut mendapatkan manfaat.

“Jadi jangan melihat kegiatan HUT hanya sebagai acara seremonial. Ada perputaran ekonomi masyarakat di dalamnya. Pedagang kecil bisa mendapatkan penghasilan, UMKM bisa berkembang. Seharusnya ini menjadi bagian dari kepedulian perusahaan yang beraktivitas di Arosbaya,” jelasnya.

Baca juga: Kreativitas Peserta Gerak Jalan Arosbaya Tuai Apresiasi, Semarak HUT ke-81 RI Berlangsung Aman dan Meriah

Ia berharap ke depan seluruh perusahaan, pengusaha maupun perbankan yang beroperasi dan memperoleh keuntungan dari masyarakat Arosbaya dapat lebih aktif mendukung kegiatan sosial dan kemasyarakatan.

“Kami berharap pihak pengusaha dan perbankan mendukung penuh kegiatan masyarakat. Terutama dari pihak Bank BRI, yang berdasarkan informasi yang kami terima disebut tidak berkontribusi sama sekali,” pungkas Aba Rendi.

Redaksi masih membuka ruang hak jawab dan klarifikasi dari pihak Bank BRI Cabang Arosbaya terkait sorotan tersebut, termasuk mengenai bentuk dukungan atau kontribusi yang mungkin telah diberikan dalam rangkaian HUT RI ke-81 Kemerdekaan di Kecamatan Arosbaya.(Team/Red)

Editor : Redaksi

Peristiwa
Berita Terpopuler
Berita Terbaru