Juli E. Restu War Soroti Tingginya Harga Tiket Jakarta - Nias, Dinilai Hambat Pertumbuhan Pariwisata Kepulauan Nias.

Reporter : Redaksi
Ket Foto Saat Juli E Restu Waruwu Ke Bandara Binaka Kota Gunungsitoli Nias

Jakarta,bnewsnasional.id -Tokoh Pemuda Kepulauan Nias sekaligus Juru Bicara Persatuan Pemuda Kepulauan Nias, Juli E. Restu War, menyoroti tingginya harga tiket pesawat rute Jakarta - Nias yang dinilai jauh lebih mahal dibandingkan sejumlah destinasi luar negeri di kawasan Asia Tenggara, seperti Singapura dan Malaysia. Kondisi tersebut diduga menjadi salah satu faktor yang menghambat peningkatan kunjungan wisatawan ke Kepulauan Nias.

Menurut Juli E. Restu War, Kepulauan Nias memiliki potensi wisata kelas dunia yang sangat besar, mulai dari wisata bahari, budaya, sejarah, hingga olahraga selancar yang telah dikenal secara internasional. Namun, tingginya biaya transportasi udara menjadi tantangan serius yang perlu mendapat perhatian pemerintah dan pemangku kepentingan terkait.

“Bagaimana mungkin wisatawan lebih mudah dan lebih murah terbang ke Singapura dibandingkan berkunjung ke Kepulauan Nias yang merupakan bagian dari wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia. Ini harus menjadi perhatian bersama,” tegas Juli E. Restu War di Jakarta.

Berdasarkan data harga tiket penerbangan yang beredar pada berbagai platform perjalanan daring, terdapat perbandingan harga yang cukup mencolok:

Perbandingan Harga Tiket Penerbangan

1. Jakarta -  Singapura

- Harga termurah mulai dari Rp 851.636 sekali jalan.
- Terdapat promo maskapai tertentu mulai sekitar Rp 630.000 sekali jalan.
- Durasi penerbangan sekitar 1 jam 50 menit tanpa transit.
- Dilayani banyak maskapai seperti AirAsia, Scoot, Garuda Indonesia, Batik Air, dan lainnya.

2. Jakarta – Kuala Lumpur (Malaysia)

- Harga rata-rata berkisar antara Rp 900.000 hingga Rp 1.800.000 sekali jalan tergantung musim dan promo.
- Frekuensi penerbangan cukup tinggi dengan berbagai pilihan maskapai.

3. Jakarta – Gunungsitoli (Kepulauan Nias)

- Harga termurah tercatat mulai dari Rp 2.340.633 sekali jalan.
- Harga umum berkisar antara Rp 3.008.568 hingga Rp 5.045.825 sekali jalan.
- Waktu perjalanan mencapai 5 jam 45 menit hingga 6 jam 29 menit karena harus transit.
- Frekuensi penerbangan relatif terbatas dibandingkan rute internasional.

Dari data tersebut terlihat bahwa biaya perjalanan menuju Kepulauan Nias masih jauh lebih tinggi dibandingkan penerbangan menuju Singapura maupun Malaysia.

Juli E. Restu War menilai kondisi tersebut berpotensi mengurangi minat wisatawan untuk berkunjung ke Kepulauan Nias, terutama wisatawan domestik yang mempertimbangkan efisiensi biaya perjalanan.

“Kepulauan Nias membutuhkan dukungan nyata dalam bentuk akses transportasi yang terjangkau. Pariwisata tidak cukup hanya dipromosikan, tetapi juga harus didukung dengan konektivitas yang mudah dan biaya perjalanan yang kompetitif,” ujarnya.

Ia mendorong pemerintah pusat, Kementerian Perhubungan, Kementerian Pariwisata, pemerintah daerah, serta maskapai penerbangan untuk melakukan evaluasi terhadap konektivitas penerbangan menuju Kepulauan Nias, termasuk peluang penambahan rute penerbangan dan peningkatan frekuensi penerbangan guna menekan biaya transportasi masyarakat dan wisatawan.

Menurutnya, apabila harga tiket dapat lebih terjangkau, maka dampaknya akan sangat positif bagi pertumbuhan ekonomi daerah, peningkatan kunjungan wisatawan, penguatan sektor UMKM, penciptaan lapangan kerja, serta percepatan pembangunan Kepulauan Nias sebagai salah satu destinasi wisata unggulan nasional di pesisir barat Sumatera yang berhadapan langsung dengan Samudra Hindia.

“Sudah saatnya akses menuju Kepulauan Nias mendapat perhatian khusus. Potensi daerah ini sangat besar, dan harus didukung dengan kebijakan transportasi yang berpihak pada percepatan pembangunan dan kemajuan pariwisata daerah,” tutup Juli E. Restu War.

Editor : Redaksi

Peristiwa
Berita Terpopuler
Berita Terbaru