Aksi Nekat! Rombongan Pemotor Tanpa Helm Terobos Jalur Mobil Tol Suramadu

Reporter : Redaksi

Surabaya, BnewsNasional.id – Aksi membahayakan kembali terekam di Jembatan Tol Suramadu pada Senin malam (16/03/26). Sebanyak empat unit kendaraan roda dua nekat melintasi jalur mobil dari arah Surabaya menuju Madura dengan kecepatan tinggi dan tanpa menggunakan perlengkapan keselamatan yang memadai.

Baca juga: Akses Suramadu Gelap Gulita, Pemadaman Listrik di Madura Picu Arus Lalu Lintas Tak Beraturan

Kejadian ini terpantau langsung oleh awak media yang kebetulan melintasi jalur tol tersebut. Saat menyadari adanya pelanggaran, tim media sempat membuntuti rombongan motor tersebut untuk mendokumentasikan tindakan ugal-ugalan mereka.

Berdasarkan pengamatan di lapangan, para pengendara motor ini tampak melaju zig-zag di antara kendaraan roda empat dan truk. Kondisi semakin mengkhawatirkan karena seluruh pengendara dan penumpang di empat motor tersebut tidak menggunakan helm.

Baca juga: Belum Genap Sepekan Diperbaiki, Jalan Nasional di Utara Jembatan Bancaran Sudah Retak

Informasi yang dihimpun menunjukkan bahwa rombongan pemotor ini baru saja menghadiri sebuah acara di kawasan Pondok Kedinding, Surabaya. Diduga demi mengejar waktu untuk kembali ke Madura, mereka memilih memotong jalur melalui jalur cepat (jalur mobil) alih-alih menggunakan jalur khusus roda dua yang telah disediakan pemerintah.

Aksi pembuntutan yang dilakukan awak media memperlihatkan betapa rentannya posisi para pemotor tersebut. Dengan hembusan angin laut yang kencang di atas jembatan serta banyaknya kendaraan besar yang melintas, tindakan mereka sangat berisiko memicu kecelakaan beruntun.

Baca juga: Lagi! Pemotor Nekat Terobos Jalur Mobil di Suramadu, PJR Diduga Absen

"Ini sangat berbahaya, apalagi mereka masuk ke jalur mobil tanpa helm. Angin di Suramadu malam hari sangat kuat, sekali goyang sedikit bisa fatal akibatnya," ujar salah satu saksi mata di lokasi.

Hingga berita ini diturunkan, masyarakat berharap pihak kepolisian segera menindak tegas para pelanggar melalui rekaman CCTV atau patroli rutin di gerbang tol, guna menjamin keselamatan bersama di jalan raya.(Red)

Editor : Redaksi

Peristiwa
Berita Terpopuler
Berita Terbaru