Kritik Program Pasar Murah Bangkalan: Aktivis Sebut Pengendalian Inflasi Bukan Sekadar Pencitraan

Reporter : Hanif

Bangkalan, bnewsnasional.id – Pelaksanaan program pasar murah yang digelar Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bangkalan menjelang Ramadan mendapat sorotan tajam. Aktivis sosial, Ahmad Annur, menilai pendekatan pemerintah dalam menekan inflasi perlu dievaluasi secara mendalam agar tidak terjebak pada kegiatan yang bersifat seremonial semata.

Menurut Ahmad, pengendalian inflasi yang efektif tidak bisa hanya mengandalkan pasar murah insidental. Ia menekankan bahwa stabilitas harga membutuhkan kebijakan yang matang dan berkelanjutan, bukan sekadar aksi sesaat di permukaan.

Baca juga: Pasar Murah Bangkalan Jadi Perhatian Publik, Pemerintah Tegaskan Fokus pada Stabilitas Harga

“Jika pasar murah tujuannya untuk menekan inflasi selama Ramadan, maka dibutuhkan konsep kebijakan yang matang. Pengendalian inflasi itu bukan sekadar kegiatan sesaat dan pencitraan,” tegas Ahmad.

Poin-Poin Evaluasi Kebijakan Ahmad menyoroti beberapa kelemahan dalam pelaksanaan pasar murah sebelumnya yang perlu diperbaiki oleh Pemkab Bangkalan:

Efektivitas Komoditas: Jenis barang yang disediakan seringkali belum sepenuhnya menjawab kebutuhan riil masyarakat.

Tingkat Kunjungan: Partisipasi warga dinilai masih belum optimal untuk memberikan dampak ekonomi yang signifikan.

Baca juga: Satgas Pangan Polres Malang dan Disperindag Gelar Operasi Pasar Murah, Harga Beras Berangsur Turun

Pendekatan Hulu ke Hilir: Pemerintah didorong untuk lebih fokus pada pengawasan pasokan barang dan pemantauan harga sejak dari rantai distribusi pertama hingga ke tangan konsumen.

Penguatan Peran Satgas Pangan dan TPID

Lebih lanjut, Ahmad mendesak optimalisasi peran Satgas Pangan dan Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID). Menurutnya, kedua instrumen ini adalah kunci utama dalam menjaga keseimbangan harga di pasar, terutama saat permintaan masyarakat melonjak tajam menjelang bulan suci Ramadan.

Baca juga: Satgas Pangan Polres Malang dan Disperindag Gelar Operasi Pasar Murah, Harga Beras Berangsur Turun

Ia berharap langkah yang diambil pemerintah daerah bisa lebih strategis guna melindungi stabilitas ekonomi daerah serta keberlangsungan pelaku usaha kecil dalam jangka panjang.

Respons Pemerintah Kabupaten

Di sisi lain, Pemkab Bangkalan melalui Dinas Koperasi, Usaha Mikro, dan Perdagangan tetap mempertahankan program tersebut. Pemerintah menyatakan bahwa pasar murah merupakan bentuk komitmen nyata untuk menjaga daya beli masyarakat dan memastikan harga kebutuhan pokok tetap stabil di tengah fluktuasi pasar.(Team/Red)

Editor : Redaksi

Peristiwa
Berita Terpopuler
Berita Terbaru