Bangkalan,bnewsnasional.id – Keluhan masyarakat terkait kualitas beras bantuan pangan (Banpang) di sejumlah desa di Kecamatan Tanah Merah mendapat respons cepat dari Perum Bulog. Beras yang sebelumnya dipersoalkan warga langsung ditarik dan diganti dengan beras baru yang dinilai lebih layak untuk disalurkan kepada penerima manfaat.
Langkah cepat tersebut mendapat apresiasi dari berbagai pihak karena dianggap sebagai bentuk tanggung jawab dalam menjaga kualitas bantuan yang diberikan kepada masyarakat. Proses penggantian beras dilakukan dengan melibatkan pemerintah daerah dan instansi terkait agar penyaluran bantuan tetap berjalan tanpa mengurangi hak penerima.
Baca Juga: Bhabinkamtibmas Jambangan Dampingi Penilaian P2B, Warga Diajak Maksimalkan Lahan Perkotaan
Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pertanian, Perikanan, dan Ketahanan Pangan (DP2KP) Kabupaten Bangkalan, Dr. CHK Karyadinata, yang hadir saat penyaluran bantuan di Desa Pettong, Senin (8/6/2026), meninjau langsung kondisi beras yang akan dibagikan kepada masyarakat. Menurutnya, kualitas beras pengganti terlihat baik, bersih, dan memenuhi standar konsumsi.
“Dari hasil pengecekan di lapangan, beras yang disalurkan saat ini dalam kondisi baik. Warna beras bersih, tidak ditemukan kutu, dan tidak berbau apek,” ujarnya.
Ia menegaskan bahwa pemerintah daerah bersama Bulog memiliki komitmen untuk memastikan bantuan pangan yang diterima masyarakat benar-benar sesuai standar dan dapat dimanfaatkan dengan baik.
Baca Juga: Polsek Pakal dan Warga Melaksanakan Panen Jagung di Lahan 800 Meter untuk Ketahanan Pangan Surabaya
Senada dengan itu, Kepala Desa Pettong, Ainul Yaqin, mengaku masyarakat menyambut positif beras yang diterima kali ini. Menurutnya, kualitas beras yang disalurkan jauh lebih baik sehingga warga merasa puas dan tenang saat menerimanya.
Salah satu penerima bantuan, Fatur Rozi, juga mengungkapkan rasa syukurnya karena beras yang diterima dalam kondisi bersih dan layak konsumsi. Ia berharap program bantuan pangan dapat terus berlanjut karena sangat membantu kebutuhan keluarganya.
Sementara itu, Kepala Cabang Bulog Madura, Ahmad Rof’i, menegaskan bahwa pihaknya tidak ingin mengabaikan setiap masukan dari masyarakat. Menurutnya, setiap laporan yang masuk akan menjadi bahan evaluasi agar kualitas bantuan yang disalurkan tetap terjaga.
“Kami berkomitmen memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Ketika ada keluhan, kami langsung melakukan pengecekan dan mengambil langkah perbaikan agar bantuan yang diterima warga sesuai standar yang telah ditetapkan,” katanya.
Ia juga menyampaikan terima kasih kepada pemerintah daerah, perangkat kecamatan, pemerintah desa, serta masyarakat yang telah mendukung proses penyaluran bantuan pangan sehingga dapat berjalan lancar dan tepat sasaran.(Team/Red)
Editor : Redaksi