Pemkab Nias Barat Raih Opini WTP

Torehkan Prestasi, Pemkab Nias Barat Raih Opini WTP 5 Kali Berturut-turut dari BPK Sumut

avatar Redaksi

Torehkan Prestasi, Pemkab Nias Barat Raih Opini WTP 5 Kali Berturut-turut dari BPK Sumut

NIAS BARAT,Bnewsnasional.id  — Pemerintah Kabupaten Nias Barat kembali menorehkan prestasi. Untuk kelima kalinya secara berturut-turut, daerah kepulauan itu meraih predikat opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia Perwakilan Provinsi Sumatera Utara atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah Tahun Anggaran 2025.

Baca Juga: Wah, Nias Barat Ternyata Jadi 'Jagoan' Terakhir! 

Predikat bergengsi itu diserahkan langsung oleh BPK RI Perwakilan Sumut kepada Bupati Nias Barat Eliyunus Waruwu, S.Pt., M.Si., M.M bersama Ketua DPRD Kabupaten Nias Barat Kevin K.P Waruwu, S.H. Penyerahan Laporan Hasil Pemeriksaan LKPD T.A 2025 berlangsung di Kantor BPK RI Perwakilan Sumut, Jalan Imam Bonjol Nomor 22, Medan, Jumat (29/5/2026).

Bupati Eliyunus menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas raihan tersebut. Ia menegaskan bahwa Pemkab Nias Barat berkomitmen menindaklanjuti setiap rekomendasi BPK demi tata kelola keuangan yang semakin akuntabel.

“Ini adalah hasil kerja keras bersama seluruh jajaran. Kami akan terus melakukan pembenahan dan perbaikan agar pengelolaan keuangan daerah tetap transparan dan bertanggung jawab,” ujar Eliyunus usai menerima laporan.

Capaian WTP lima kali berturut-turut 2021-2025 ini dinilai sebagai bukti konsistensi Pemkab Nias Barat menjaga akuntabilitas anggaran. Prestasi itu juga menjadi modal penting untuk meningkatkan kepercayaan publik dan menarik investasi ke daerah.

Baca Juga: Guru PPPK Nias Barat Terjerat Kasus Pengancaman,Warga Desa Fadoro Menuntut Keadilan

Opini WTP bukan sekadar penghargaan administratif, melainkan cerminan disiplin anggaran dan kepatuhan terhadap regulasi.Sejak 2021, Pemkab Nias Barat konsisten memperbaiki sistem pelaporan keuangan, mulai dari penatausahaan aset, pengelolaan belanja, hingga transparansi informasi publik. Hal ini membuat LKPD daerah semakin rapi dan sesuai standar akuntansi pemerintahan.

Bupati Eliyunus menyebut ke depan Pemkab akan fokus pada tiga hal: memperkuat sistem pengendalian internal, mempercepat digitalisasi pelaporan keuangan, dan menindaklanjuti 100% rekomendasi BPK tanpa kecuali. “Target kami bukan hanya WTP, tapi WTP yang berdampak. Anggaran harus dirasakan manfaatnya langsung oleh masyarakat,” tegasnya.

Dengan raihan ini, Nias Barat kembali menempatkan diri sebagai salah satu kabupaten di Sumut yang konsisten mempertahankan opini WTP dari BPK. Prestasi ini diharapkan memacu semangat OPD dan seluruh ASN untuk terus menjaga integritas, sehingga pembangunan di Nias Barat berjalan lebih cepat, tepat, dan akuntabel.

Baca Juga: Joni Adef Usulkan Pembangunan saat dialog  di Pulau Hinako  Kepada Bupati Nias Barat.

Ketua DPRD Nias Barat Kevin K.P Waruwu mengapresiasi sinergi eksekutif dan legislatif yang menjadi kunci di balik capaian ini. Menurutnya, DPRD terus mengawal setiap pembahasan anggaran agar berpihak pada kebutuhan masyarakat. “WTP ini milik rakyat Nias Barat. Kami di DPRD akan terus pastikan setiap rupiah APBD digunakan tepat sasaran,” katanya.

Pencapaian lima kali berturut-turut ini menempatkan Nias Barat sejajar dengan daerah-daerah terbaik di Sumut, dalam hal tata kelola keuangan. Di tengah keterbatasan fiskal daerah kepulauan, konsistensi mempertahankan WTP menjadi bukti bahwa manajemen yang baik bisa mengalahkan keterbatasan sumber daya.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Pj. Sekretaris Daerah Kabupaten Nias Barat Ernawati Gulo, S.Pd., M.M., Inspektur Daerah Kabupaten Nias Barat, dan Kepala BPKPD Nias Barat.(Tim)

Berita Terbaru