Bangkalan,bnewsnasional.id – Polemik dugaan persoalan dana Program Indonesia Pintar (PIP) di salah satu SDN di Desa Kamoneng kembali memanas. Kali ini, sorotan bukan hanya pada substansi dugaan persoalan, tetapi juga pada munculnya tudingan terhadap seorang aktivis lokal yang disebut-sebut sebagai pihak yang membocorkan informasi ke publik.
Situasi semakin menghangat setelah beredar kabar adanya dugaan aliran dana puluhan juta rupiah yang dikaitkan dengan upaya “pengkondisian” agar persoalan tidak berkembang luas. Namun hingga kini, informasi tersebut masih sebatas isu yang belum terverifikasi secara hukum.
Baca Juga: Kelulusan Tanpa Hura-hura, SMAN 1 Bangkalan Ajak Siswa Dekatkan Diri Lewat Doa Bersama
Aktivis yang namanya terseret dalam pusaran isu itu langsung angkat bicara. Ia membantah keras tuduhan yang dialamatkan kepadanya.
“Jangan asal menuduh. Saya tidak pernah membocorkan informasi seperti yang dituduhkan. Ini menyangkut nama baik saya,” tegasnya.
Ia menilai, tudingan tersebut tidak hanya tidak berdasar, tetapi juga berpotensi merusak reputasinya sebagai bagian dari kontrol sosial di masyarakat.
Baca Juga: Dugaan Pungli PIP di Kecamatan Tragah Jadi Sorotan, Mahmudi LIRA Siapkan Pengaduan
Di sisi lain, beredarnya isu dugaan adanya pemberian sejumlah uang kepada oknum tertentu justru memantik perhatian publik. Sejumlah warga mulai mempertanyakan kebenaran kabar tersebut, sekaligus mendorong adanya keterbukaan dari pihak-pihak yang disebut.
Sayangnya, hingga berita ini disusun, pihak sekolah yang dikaitkan dalam isu tersebut belum memberikan klarifikasi resmi. Upaya konfirmasi kepada sejumlah pihak, termasuk unsur lembaga masyarakat yang disebut dalam isu, masih terus dilakukan.
Pengamat menilai, polemik ini seharusnya menjadi pintu masuk untuk membuka fakta secara terang benderang, bukan justru saling tuding tanpa dasar yang jelas. Apalagi, jika dikaitkan dengan dana PIP yang sejatinya diperuntukkan bagi siswa kurang mampu.
Baca Juga: Camat Arosbaya Kawal Langsung Pemasangan CCTV di 5 Desa, Meski Hari Libur
Masyarakat pun berharap agar persoalan ini tidak dibiarkan berlarut-larut. Transparansi dan penanganan profesional dari pihak berwenang dinilai penting untuk meredam spekulasi sekaligus menjaga kepercayaan publik.
Di tengah situasi yang berkembang, semua pihak diingatkan untuk tetap mengedepankan asas praduga tak bersalah hingga ada kepastian hukum yang jelas.(Team/Red)
Editor : Redaksi