NIAS BARAT,bnewsnasional.id - 12 Agustus 2026 – Akses jalan kabupaten di Desa Ononamolo I, Kecamatan Mandrehe Utara, Kabupaten Nias Barat kini berada dalam kondisi kritis dan nyaris putus total. Kerusakan parah ini dipicu oleh tingginya curah hujan yang mengguyur wilayah tersebut dalam beberapa hari terakhir, hingga mengakibatkan amblasnya badan jalan.
Titik kerusakan paling parah terjadi tepat di depan kediaman mantan Kepala Desa Ononamolo I. Sebagian besar badan jalan telah longsor dan ambrol ke jurang, menyisakan jalur sangat sempit yang berbahaya untuk dilalui kendaraan, baik roda dua maupun roda empat.
Kondisi ini memicu kekhawatiran mendalam bagi warga setempat. Jalan tersebut bukan sekadar akses desa, melainkan urat nadi perekonomian masyarakat sekaligus jalur penghubung strategis menuju Kabupaten Nias Utara, khususnya ke wilayah Kecamatan Tugala Oyo.
"Kami mendesak Bupati Nias Barat dan jajaran terkait untuk segera turun ke lapangan. Ini situasi darurat yang tidak bisa ditunda-tunda lagi. Jika dibiarkan, mobilitas warga akan lumpuh total," ujar salah satu tokoh masyarakat Desa Ononamolo I dengan nada cemas.
Ancam Keselamatan Anak Sekolah dan Fasilitas Publik
Masyarakat mengingatkan Pemerintah Kabupaten Nias Barat bahwa dampak dari pembiaran kerusakan ini akan sangat fatal. Lokasi jalan yang amblas berada tepat di area sensitif yang berbatasan langsung dengan bangunan Sekolah Dasar (SD) dan Gedung PAUD.
Jika tidak ada penanganan taktis, longsor dipastikan akan meluas dan meruntuhkan fasilitas pendidikan tersebut. Saat ini, keselamatan ratusan anak-anak usia dini, siswa sekolah, dan para guru yang melintas setiap hari berada dalam ancaman bahaya yang nyata. Selain fasilitas pendidikan, rumah-rumah warga di sekitar lokasi juga terancam ikut tergerus longsor.
"Tuntutan kami tidak muluk-muluk. Kami hanya minta tindakan nyata dan cepat dari pemerintah daerah sebelum ada korban jiwa. Jangan tunggu jalan ini putus total atau sekolah runtuh baru ada pergerakan. Anak-anak kami butuh jaminan keselamatan untuk pergi sekolah setiap hari," tambah warga lainnya.
Hingga rilis ini dikeluarkan, pihak media dan perwakilan masyarakat telah berupaya melakukan konfirmasi kepada Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Nias Barat. Namun, belum ada tanggapan resmi maupun langkah preventif yang diambil oleh dinas terkait di lapangan.
Masyarakat Desa Ononamolo I bersama pengguna jalan lintas kabupaten ini sangat berharap Penjabat Bupati atau Kepala Dinas PUPR Nias Barat segera menurunkan tim teknis guna melakukan penanganan darurat (tanggap bencana) demi menyelamatkan akses publik dan nyawa warga.
Editor : Redaksi