Modus Baru Perampasan Motor Berkedok Tuduhan Mesum, Korban Rugi Puluhan Juta

Reporter : Hanif

Bangkalan,bnewsnasional.id – Warga Bangkalan diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap munculnya modus kejahatan baru yang diduga memanfaatkan tuduhan perbuatan asusila untuk menguasai kendaraan korban. Modus tersebut dilaporkan terjadi di kawasan Jalan Raya Suramadu, Kecamatan Labang, Rabu (10/6).

Berdasarkan laporan yang diterima kepolisian, seorang pemuda berusia 19 tahun bersama seorang rekannya berhenti di sebuah warung kosong di tepi jalan karena merasa lelah setelah melakukan perjalanan dari Bangkalan.

Baca juga: Tepis Tudingan Mafia Tanah, Kuasa Hukum H Luruskan Duduk Perkara PTSL Desa Kidal

Saat keduanya beristirahat, mereka didatangi dua pria tak dikenal yang mengendarai sepeda motor tanpa pelat nomor. Salah satu pelaku kemudian meminta sejumlah uang kepada korban. Namun permintaan tersebut ditolak karena korban mengaku tidak memiliki uang yang diminta.

Tidak berhenti di situ, pelaku kemudian melontarkan tuduhan bahwa korban dan rekannya diduga melakukan perbuatan tidak pantas di lokasi sepi. Dengan dalih akan melaporkan kejadian tersebut kepada kepala desa setempat, pelaku berupaya menekan psikologis korban.

Pelaku selanjutnya meminta kunci kontak sepeda motor dengan alasan kendaraan akan ditahan sementara hingga proses pelaporan selesai. Korban yang merasa curiga menolak menyerahkan kunci tersebut.

Namun situasi berubah ketika salah satu pelaku diduga merampas kunci kendaraan secara paksa sebelum membawa kabur sepeda motor milik korban. Sementara itu, pelaku lainnya juga membawa telepon genggam milik rekan korban dengan alasan akan menyusul temannya.

Baca juga: Jejak Dana Rp34 Miliar Pelabuhan Socah Masih Misterius, Publik Desak Pengungkapan Menyeluruh

Kedua pelaku kemudian menghilang dan tidak kembali ke lokasi. Akibat kejadian tersebut, korban mengalami kerugian berupa satu unit sepeda motor Honda Scoopy dan satu unit telepon genggam dengan total nilai mencapai puluhan juta rupiah.

Kasus ini telah dilaporkan ke Polres Bangkalan dan saat ini masih dalam proses penyelidikan oleh aparat kepolisian.

Masyarakat diimbau untuk tidak mudah percaya terhadap orang asing yang meminta uang, kendaraan, maupun barang berharga dengan alasan apa pun. Selain itu, warga juga disarankan menghindari berhenti di lokasi sepi serta segera mencari bantuan apabila menghadapi situasi yang mencurigakan.

Baca juga: Kepala Desa Di Tanah Merah Apresiasi Kualitas Beras Bulog

“Modus kejahatan terus berkembang. Warga harus tetap waspada dan tidak menyerahkan kunci kendaraan kepada pihak yang tidak memiliki kewenangan,” ujar salah satu sumber kepolisian.

Polisi juga mengingatkan masyarakat agar segera melapor jika menemukan kejadian serupa guna mencegah jatuhnya korban berikutnya. (Team/Red)

Editor : Redaksi

Peristiwa
Berita Terpopuler
Berita Terbaru