Viral Dugaan Guru SDN Lajing 3 Bangkalan Hanya "Titip Absen", Mantan Dewan Pendidikan Angkat Bicara

Reporter : Hanif

Bangkalan, bnewsnasional.id – Dunia pendidikan di Kabupaten Bangkalan kembali menjadi sorotan. Kali ini, SDN Lajing 3 di Kecamatan Arosbaya tengah menjadi buah bibir masyarakat setelah dugaan rendahnya kedisiplinan tenaga pengajar di sekolah tersebut viral di media sosial Facebook.

Kabar ini mencuat setelah akun Facebook Ramadhani Fachry mengunggah keprihatinannya mengenai kondisi belajar-mengajar di SDN Lajing 3.

Baca juga: Ulat Di Omprong MBG Tragah: Program Bergizi Tercoreng, SOP Diduga Diabaikan

Berdasarkan informasi yang dihimpun dari keresahan masyarakat, diduga terdapat sekitar empat guru yang hanya hadir di sekolah untuk melakukan absensi, namun tidak menjalankan kewajiban mengajar secara maksimal.

Kondisi ini memicu kekhawatiran serius di kalangan warga Desa Lajing. Salah seorang warga yang meminta identitasnya dirahasiakan mendesak pihak berwenang untuk segera melakukan inspeksi mendadak (sidak).

"Kalau guru hanya datang absen lalu tidak mengajar maksimal, tentu yang dirugikan adalah siswa," cetusnya dengan nada kecewa.

Persoalan ini juga menarik perhatian Thomas AG, mantan anggota Dewan Pendidikan Bangkalan. Sebagai putra daerah Arosbaya, ia mengaku sangat menyayangkan carut-marutnya pengawasan pendidikan yang terjadi di lapangan.

Menurut Thomas, hilangnya fungsi pengawasan di tingkat kecamatan menjadi akar permasalahan utama. Beberapa poin penting yang ia soroti antara lain:

Baca juga: Kejari Bangkalan Jangan Bungkam! Kasus Dana Desa Saplasah Harus Diusut, Bukan Digantung!

Lemahnya Pengawasan: Tidak adanya instansi pengawas terdekat di tingkat kecamatan membuat kontrol terhadap kinerja guru menjadi kendor.

Manajemen "Balik Meja": Thomas mengkritik jajaran Dinas Pendidikan yang dianggap kurang turun ke lapangan untuk melihat realita di sekolah-sekolah pelosok.

Kebutuhan Respons Cepat: Pejabat terkait.

Baca juga: Halal Bihalal Lintas Sektor Arosbaya, Momentum Perkuat Sinergi dan Pelepasan Purna Tugas

 terutama Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik), diminta tidak hanya menunggu instruksi atasan untuk bertindak.

"Saya berharap Kadisdik gerak cepat terhadap keluhan dan persoalan yang ada. Harus punya inisiatif yang cerdas untuk menyelesaikan persoalan di lapangan," tegas Thomas.

Masyarakat berharap Pemerintah Kabupaten Bangkalan, khususnya Dinas Pendidikan, segera melakukan evaluasi menyeluruh terhadap tenaga pengajar di SDN Lajing 3. Langkah tegas sangat dinanti agar hak siswa untuk mendapatkan pendidikan yang layak tidak terabaikan hanya demi formalitas absensi guru.(Team/Red)

Editor : Redaksi

Peristiwa
Berita Terpopuler
Berita Terbaru